Politik Pemerintahan

Pilkada, Kepala BPBD Jember Termotivasi Dawuh Kiai dan Ingin Benahi Birokrasi

Rasyid Zakaria (berpakaian batik) dan aktivis PDIP Maman Sabariman

Jember (beritajatim.com) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember Rasyid Zakaria bertekad menjadi kepala daerah menggantikan Bupati Faida akan habis masa jabatannya. Ia bermodal pengalaman matang di birokrasi dan kekuatan kultural warga nahdliyyin.

“Saya melaksanakan dawuh kiai, karena kiai sangat ingin kader NU menjadi bupati. Itu yang menjadi pendorong. Pilihan saya tentu mencari partai yang cocok untuk membangun. Semua cocok, tapi tentu banyak yang harus dipilah-pilah. Keberpihakan hati tertuju pada PDI Perjuangan,” kata Rasyid, di sela-sela pendaftaran menjadi calon bupati di kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember, Jawa Timur, Kamis (5/9/2019).

“Saya ingin menyejahterakan rakyat Jember lebih dari yang sekarang. Terus yang kedua, landasan yang saya pakai nanti adalah pembenahan birokrasi secara total, harus ada reformasi birokrasi yang bagus, sesuai dengan ahlinya,” kata Rasyid,

Menurut Rasyid, birokrasi adalah mesin negara. “Kalau birokrasinya tidak bagus, mana bisa mesin (pemerintahan) itu berjalan dengan baik?” katanya.

Rasyid menilai, birokrasi Pemerintah Kabupaten Jember memiliki kelemahan dan kelebihan. “Yang lebih tetap kita pertahankan, yang kurang kita perbaiki. Yang penting kan itu. Tidak boleh kemudian menafikan apa yang sudah dilaksanakan empat tahun ini. Tentu ada yang bagus, ada yang kurang,” katanya.

Namun Rasyid menolak untuk menjabarkan kekurangan apa yang akan dibenahinya jika menjadi bupati. “Tentu kalau sudah berkuasa. Nanti kita berpikir dengan para ahli, para tokoh masyarakat, dengan LSM, dengan para ulama. Itu yang penting: apa kira-kira yang membuat Jember menjadi bagus sesuai karakter ke-Jember-annya,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar