Politik Pemerintahan

Pilkada Jember, Mantan Wartawan Ini Sebut Dukungan 6 Partai

Ifan Ariadna (tengah), dalam deklarasi di kantor Dewan Pimpinan Daerah PAN Jember, Minggu (5/7/2020) malam.

Jember (beritajatim.com) – Ifan Ariadna, mantan wartawan yang sekarang pengusaha alat utama sistem persenjataan, menyatakan sudah mengantongi dukungan enam partai politik dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dua partai sudah mendeklarasikan dukungan, yakni Partai Kebangkitan Bangsa yang memiliki delapan kursi parlemen dan Partai Amanat Nasional yang menguasai dua kursi parlemen.

“Alhamdulillah untuk saat ini yang sudah clear berkomitmen dengan kami kurang lebih ada enam partai, yakni dari PKB, PAN, Perindo, Golkar, Berkarya, dan insya Allah PPP menyusul,” kata Ifan, usai deklarasi di kantor Dewan Pimpinan Daerah PAN Jember, Minggu (5/7/2020) malam. Deklarasi ini diikuti para pengurus cabang dari 31 kecamatan.

Ifan Ariadna (kiri) dan Ayub Junaidi

Soal calon wakil bupati, Ifan berharap didampingi seseorang yang bisa bekerja cepat. “Karena kita tahu bahwa untuk periode ke depan tidak full lima tahun. Bahkan kalau yang jadi penantang, ada waktu jeda kita tidak bisa bekerja maksimal, karena selama enam bulan tidak bisa mereposisi jabatan-jabatan tertentu untuk mendorong kita untuk bekerja maksimal,” kata Ifan.

“Ini tantangan bagi siapapun yang akan menggantikan petahana dalam waktu sangat singkat, tidak penuh lima tahun, tapi harus merealisasikan janji-janji politiknya. Insya Allah saya akan bekerja maksimal jika mendapat amanah,” tambah Ifan.

Ifan berharap semua pihak berjuang bersama. “Demi satu tujuan: Jember yang lebih baik,” katanya.

Ifan sudah mendengarkan masukan dari para kader PAN. “Itu akan kami jadikan dasar untuk merumuskan program-program atau tujuan jika kami mendapat amanah. kader-kader PAN adalah bagian dari masyarakat yang menyuarakan keinginan mereka,” katanya.

Jika memimpin Jember, Ifan akan merencanakan program pembangunan dari tingkat bawah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. “Sehingga tercipta transparansi. Transparansi adalah syarat mutlak untuk membangun daerah sesuai direncanakan,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar