Politik Pemerintahan

Pilkada Jember Jadi Perhatian Serius DPRD Jatim

Anggota Komisi A DPRD Jatim Muzammil Syafi'i

Jember (beritajatim.com) – Pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember menjadi perhatian serius Komisi A DPRD Jawa Timur. Salah satunya karena besarnya anggaran bantuan sosial berpotensi menguntungkan calon bupati petahana Faida.

Anggota Komisi A Muzammil Syafi’i mengatakan, ada perhatian khusus terhadap pemanfaatan dana bantuan sosial yang berlabel petahana. “Bahkan sudah menjadi atensi dari KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait pemanfaatan dana ini,” katanya, usai mengunjungi kantor Bawaslu Jember dan bertemu dengan sejumlah komisioner, Selasa (29/9/2020).

DPRD Jember sempat mengadukan masalah ini kepada DPRD Jatim. “Sehingga kami perlu memberikan atensi khusus terhadap Jember. Alhamdulillah Pak Wabup (Wakil Bupati Abdul Muqiet Arief) yang menjadi pelaksana tugas bupati. Kami harapkan betul-betul menjalankan independensi dan memberi keadilan terhadap seluruh peserta pemilukada di Jember,” kata Muzammil.

Hal lain yang jadi perhatian adalah banyaknya alat peraga kampanye (APK) milik petahana yang belum ditertibkan. “Kami sekarang memonitor kinerja Bawaslu Jember, bagaimana sikap Bawaslu terhadap alat peraga petahana,” kata Muzammil.

Menurut Muzammil, Bawaslu Jember telah bersikap profesional. “Walau pun sekarang masih dalam pembahasan, tapi sudah dijanjikan ke depan akan dilakukan penertiban,” katanya.

Muzammil mengatakan, ada persepsi berbeda terkait APK antara Bawaslu dengan KPU Jember. “Mana yang berkategori APK dan bukan. Padahal yang menjadi acuan adalah persepsi Bawaslu, karena Bawaslu adalah penegak hukum. Nanti akan dilakukan langkah strategis dan tindakan tegas,” kata Ketua Fraksi Nasdem ini. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar