Politik Pemerintahan

Pilkada Jember, AHY Serahkan Rekom Demokrat ke Hendy-Gus Firjaun

Foto dari kiri ke kanan: Hendy Siswanto, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jatim Renville Antonio, dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Demokrat Jember Zarkasi.

Jember (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat resmi memberikan rekomendasi pencalonan bupati dan wakil bupati Jember, Jawa Timur, kepada Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, Rabu (5/8/2020) siang.

Surat keputusan rekomendasi ini diberikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono kepada Hendy, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Penyerahan rekomendasi ini juga dihadiri Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jatim Renville Antonio dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Demokrat Jember Zarkasi.

Dalam sambutannya, AHY, sapaan akrab Agus Harimurti, berharap Hendy dan Gus Firjaun bisa berjuang bersama dan memenangkan pemilihan kepala daerah 9 Desember 2020. “Semoga ketika terpilih menjadi pemimpin, bisa menjadi pemimpin yang amanah, adil, dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jember. Itu perjuangan kita bersama,” katanya. AHY juga meminta kepada Hendy agar ikut membesarkan Partai Demokrat jika menjadi bupati.

Hendy bersyukur dan berterima kasih atas rekomendasi tersebut. “Bersama AHY dan Partai Demokrat, kami siap menang. Wis wayahe mbenahi Jember,” katanya.

Semenrara itu, Zarkasi mengatakan, AHY berpesan kepada DPC agar membantu pemenangan Hendy-Gus Firjaun. “Saya diwajibkan dan diperintahkan untuk menang,” katanya.

Zarkasi mengatakan, semua nama kandidat yang disetorkan ke DPP oleh DPC sebenarnya memenuhi syarat. Namun DPP melihat Hendy memiliki kelayakan lebih dibandingkan calon lainnya. “Salah satu ukuran adalah hasil survei dari berbagai lembaga kan selalu menempatkan Haji Hendy di level kedua setelah petahana,” katanya.

“Kedua, DPP melihat Haji Hendy punya latar belakang cukup sebagai birokrat, sukses sebagai salah satu satuan kerja di Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Kemudian beliau bergerak sebagai pengusaha, dan itu kita lihat secara nyata keberhasilan itu. Ketokohan beliau juga dirasakan oleh masyarakat Jember,” kata Zarkasi.

“Kebetulan juga beliau menggandeng cucu tokoh ulama besar, Gus Firjaun. Kloplah, dengan latar belakang birokrat, pengusaha, Jember juga harus disentuh oleh tokoh yang memiliki karisma khusus di bidang agama karena masyarakat Jember agamis,” kata Zarkasi. Firjaun adalah cucu KH Shiddiq dan putra sulung mantan rois aam Pengurus Besar NU era Gus Dur, KH Achmad Shiddiq. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar