Politik Pemerintahan

Pilkada Gresik 2020, Ormas Gresik Deklarasi Anti Anarkis

Gresik (beritajatim.com) – Guna menangkal informasi hoaks di masa kampanye pilkada, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gresik melakukan deklarasi anti anarkis bersama-sama dengan unsur terkait.

Hadir dalam deklarasi itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Pj Sekda Abimanyu Pontjoatmojo, Kasdim 0817 Mayor Inf Sugeng, dan sejumlah perwakilan pemuda, keagamaan serta Dinas Pendidikan (Disdik). “Deklarasi anti anarkis ini dalam rangka mewujudkan Kabupaten Gresik yang aman dan Kondusif,” ujar AKBP Arief Fitrianto, Jumat (16/10/2020).

Diakui Arief Fitrianto, dalam kondisi saat ini diketahui bersama bahwa keberhasilan pembangunan di wilayah Gresik telah dirasakan oleh seluruh masyarakat. Untuk itu, perlu saling menjaga serta antisipasi atas tindakan maupun kegiatan oknum yang mengganggu Kondusifitas di Kabupaten Gresik secara bersama-sama.

“Saya mengajak semua pihak untuk mengantisipasi banyaknya pemberitaan hoax yang sengaja diciptakan oleh pihak tidak bertanggungjawab guna menciptakan situasi yang tidak aman. Kami berharap kepada semua pihak dapat tidak terprovokasi,” ujarnya.

Sementara Pj Sekda Pemkab Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo mengatakan, pihaknya mendukung dengan adanya deklarasi anti anarkis . “Wilayah Gresik beda dengan daerah lain yang mana saat ini masih dinilai aman. Adanya deklarasi anti anarkis ini guna menangkal jangan sampai terjadi kerusuhan,” ungkapnya.

Masih menurut Abimanyu, sampai saat ini TNI-Polri berserta masyarakat secara bersama-sama mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. Untuk itu, ditengah-tengah kondisi tersebut. Dirinya berharap semua pihak tetap menjaga kerukunan khususnya ‘Jaga Jawa Timur, dan Jaga Gresik’. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar