Politik Pemerintahan

Pilkada 2020 Aman, Lancar dan Sejuk, Polresta Mojokerto Gelar Apel Konsolidasi Pengamanan

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi dalam Apel Konsolidasi Pengamanan Pilkada Tahun 2020 di halaman Patih Gajah Mada Polresta Mojokerto, Kamis (10/12/2020).

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah hukum Polresta Mojokerto berjalan aman, lancar dan sejuk. Polresta Mojokerto menggelar Apel Konsolidasi Pengamanan Pilkada Tahun 2020 di halaman Patih Gajah Mada Polresta Mojokerto, Kamis (10/12/2020).

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, apel konsolidasi digelar dari setiap tahap pengamanan. “Dengan manajemen, kita sudah melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Ini merupakan tahap evaluasi pada tahapan pengamanan khususnya kemarin,” ungkapnya.

Masih kata Kapolresta, dari pelaksanaan pemungutan suara di empat Kecamatan di wilayah hukum Polresta Mojokerto tidak ditemukan permasalahan. Menurutnya, kondusifitas pelaksanaan Pilkada serentak 2020 tidak lepas dari peran serta semua pihak yang turut mengamankan jalannya Pilkada, 9 Desember kemarin.

“Alhamdulillah tidak ditemukan permasalahan pada setiap TPS khususnya yang berada di TPS utara sungai atau 4 kecamatan. Ini hasil dari kerjasama dari TNI/Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama yang senantiasa kita lakukan pendekatan agar meningkatnya partisipasi pemilih utamanya,” katanya.

Kapolresta menambahkan, pihaknya juga sudah menggelar Patroli Skala Besar bersama TNI/Polri di setiap kecamatan dimana, Rabu (9/12/2020) malam. Pihaknya juga mengantisipasi adanya euforia masyarakat saat pelaksanan Pilkada serentak di wilayah hukum Polresta Mojokerto karena salah satu calon menang atau protes.

“Alhamdulillah tadi malam sudah kita lakukan patroli di setiap kecamatan atau PPK dimana tersimpan kembali logistik suara. Saat Patroli Skala Besar TNI Polri, hasil komunikasi kami dengan Ketua PPK di masing-masing kecamatan di setiap TPS tidak ada mengalami adanya protes warga, kemudian adanya intimidasi dan lain-lainya yang di prediksi yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Masih kata Kapolresta, pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di tengah masa pandemi Covid-19 sudah dipahami semua pihak. Setiap Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada pemilih yang hendak melakukan pemungutan suara.

“Pelaksanaan Pilkada kemarin juga sudah dipahami oleh setiap KPPS maupun masyarakat sehingga berlangsung sesuai dengan protokol kesehatan. Saat ini, kita melakukan pengamanan di setiap PPK karena nantinya mulai tanggal 10 sampai tanggal 13 ada proses penghitungan suara di setiap PPK sehingga kita lakukan pengamanan kembali,” urainya.

Kapolresta menambahkan, pengamanan di masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melibatkan dua personil Polri, lima personil TNI. Sementara BKO Sat Brimob Polda Jatim sudah kembali ke Polda Jatim. Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr Nico Afinta, SIK, SH, MH kepada seluruh anggota pengamanan TPS,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar