Politik Pemerintahan

Pilihan Bupati Sidoarjo Digelar 9 Desember 2020, Kampanye Mulai 26 September 2020

Sidoarjo (beritajatim.com) – Di tengah pandemi virus corona, KPUD Sidoarjo mulai menjalankan tahapan-tahapan dalam Pemilihan Kapala Daerah (Pilkada) Sidorjo 2020.

Hal ini dilakukan seiring dengan terbitnya Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2019 terkait tahapan, program dan jadwal Penyelenggaraan Pemilu, sebagai bukti bahwa penyelenggaraan pemilu tahun ini bisa dilanjutkan setelah tertunda adanya pandemi Covid-19.

Dikatakan Ketua KPUD Sidoarjo Mukhamad Iskak, tahapan Pilkada Sidoarjo telah dimulai. Sebanyak 1.047 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Kepala Daerah Sidoarjo, Senin (15/6/2020) telah dilantik secara virtual oleh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di masing-masing kecamatan. “Sekretariat badan ad-hoc sudah resmi kembali diaktifkan,” ucapnya Selasa (16/6/2020).

Selanjutnya, tambah dia, kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) bagi anggota PPK dan PPS, selain dilakukan secara daring juga akan dilakukan tatap muka.

“Masalah Bimtek banyak berisi simulasi yang pastinya harus dilakukan dengan tatap muka, mekanismenya nanti kita ikuti aturan protokol kesehatan,” jelasya.

Untuk tahapan Pilkada yang akan dilakukan yakni akan melakukan verifikasi faktual berkas dukungan bakal calon perseorangan. Dari hasil verifikasi administrasi didapati ada sekitar 80 ribu berkas dukungan yang lolos.

“Calon akan diberi kesempatan perbaikan sebanyak dua kali, apabila ada kekurangan data setelah verifikasi faktual,” jelas Iskak.

Tahapan untuk pendaftaran pasangan calon dimulai pada 4-6 September 2020. Penetapan calon dilaksanakan pada 23 September. “Untuk masa kampanye dilakukan pada 26 September sampai 5 Desember, ada 71 hari,” imbuhnya.

Pemungutan suara akan digelar pada tanggal 9 Desember dan penetapan hasil rekapitulasi akan ditetapkan pada 17 Desember.

Dalam pelaksanaan pemungutan suara, nantinya KPU akan tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Bagi pemilih yang terindikasi demam tinggi, pihak KPU akan menyiapkan bilik khusus yang ditempatkan diluar TPS.

“Para pemilih yang suhu tubuhnya tinggi langsung kita arahkan ke bilik khusus yang akan ditempatkan di luar TPS,” katanya menjabarkan.

Bagi pemilih berstatus ODP, PDP, yang sedang menjalani isolasi mandiri, KPU akan siapkan TPS Mobile yang akan mendatangi ke rumah masing-masing pemilih.

“Kita akan bekerjasama dengan pihak Dinas kesehatan Kab. Sidoarjo dalam hal ini petugas yang berada di Puskesmas di masing-masing kecamatan,” pungkasnya. [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar