Politik Pemerintahan

Pilbup Jember, Pimpinan 11 Parpol Rapatkan Barisan Malam Ini

Madini Farouq

Jember (beritajatim.com) – Pimpinan 11 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Jember, Jawa Timur, akan bertemu, Minggu (1/3/2020) malam ini. Mereka mengagendakan rencana untuk bergerak bersama-sama dalam pemilihan bupati mendatang.

“Kalau kita sepakat Jember berubah, kita harus bagaimana? Apakah akan kita biarkan terlalu banyak figur calon bupati yang muncul ataukah akan kita sederhanakan, atau bagaimana? Itu tergantung pimpinan partai politik yang akan bertemu malam ini,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Jember Madini Farouq.

Saat ini memang belum ada satu pun partai politik yang resmi mengeluarkan rekomendasi calon bupati dan wakil bupati Jember, kecuali Partai Kebangkitan Bangsa. Ada sejumlah kandidat yang berpotensi maju antara lain Hendy Siswanto, Djoko Susanto, Abdussalam, Muhammad Khozin, Achmad Anis, Dima Ahyar, dan sejumlah kader partai politik. Sementara itu, Bupati Faida sudah memastikan diri maju melalui jalur perseorangan dan tinggal menanti verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum Jember terhadap bukti dukungan yang disodorkan.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Jember Ayub Junaidi berharap ada kesepahaman malam ini. “Agar nanti calonnya cukup satu dan kita bawa bareng-bareng ke Jakarta. Sebab kita di sini tidak bisa memutuskan. Yang memutuskan tetap Jakarta. Saya minta doa, semoga nanti malam ada keputusan yang strategis,” katanya.

“Kita semua sepakat Jember butuh perubahan. Jember butuh bupati baru. Insya Allah pimpinan sebelas partai politik ini akan bersepakat dan mengeluarkan statement bersama bahwa Bupati Faida cukup satu periode saja, Soal siapa yang akan jadi bupati dan wakil bupati, itu sudah ada takdirnya. Karena kita tidak tahu saja,” kata Madini.

“Yang penting kita harapkan, karena bupati dan wakil bupati adalah jabatan politik, maka selayaknya yang duduk di situ adalah orang-orang yang punya pengalaman di dunia politik. Bukan diduduki pengusaha, pensiunan, dan juga bukan artis. Itu (kesepakatan) Forum Mantan Anggota Legislatif DPRD Jember tahun 2010. Tapi rupanya politisi kita belum punya keberanian mencalonkan diri menjadi bupati,” kata Madini.

Madini berharap ada pimpinan partai politik yang mencalonkan diri menjadi bupati. “Tapi kalau belum sampai level sana, ya magang dulu menjadi wakil bupati. Ini harapan kita semua,” katanya. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar