Politik Pemerintahan

Pilbup Jember, Hendy Siswanto: Kami Didukung Nasdem, Demokrat, PAN dan Berkarya

Pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman

Jember (beritajatim.com) – Hendy Siswanto, kandidat bupati Jember, Jawa Timur, yang diusung dan didukung Partai Nasional Demokrat dan Partai Demokrat, percaya diri akan berhadapan langsung atau head-to-head dengan kandidat bupati petahana Faida, dalam pemilihan tahun ini.

“Kami punya semangat utuh ingin mendapatkan (dukungan) seluruh partai, karena kami meyakini, apabila kami maju, maka konsep head-to-head adalah konsep yang paling tepat untuk pilkada di Jember. Kenapa? Karena kami melawan petahana yang sudah berkuasa satu periode,” kata Hendy, dalam acara sosialisasi dan deklarasi dukungan yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Partai Nasdem Jember, di gedung bioskop Kota Cinema Mall, Sabtu (15/8/2020) sore.

“Seluruh (dukungan) partai yang ada akan kami rebut. Alhamdulillah, kami sudah mendapatkan kepercayaan dan rekom dari Nasdem. Ini merupakan kepercayaan besar dan pemicu bahwa kami dipercaya partai, apalagi sekelas Nasdem. Ini cikal-bakal partai-partai lain akan ikut bergabung dengan kami,” kata Hendy.

Hendy Siswant0 dan Gus Firjaun

Selain didukung Nasdem dan Demokrat, Hendy menyatakan, sudah mengantongi dukungan Partai Amanat Nasional dan Partai Berkarya. “Itu sudah cukup (untuk mencalonkan diri). Namun kami tetap berjuang sampai akhir nanti. Rencananya deklarasi pada akhir bulan nanti, dan diharapkan sebelas partai bergabung dengan kami,” katanya.

Hendy memiliki visi-misi sederhana. “Kami akan mengembalikan hak masyarakat Jember sebenarnya, kami normalkan kembali Jember sesuai aturan yang ada. Kami akan menuntaskan pengangguran, sembako murah, dan infrastruktur,” katanya.

Hendy berpasangan dengan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, seorang tokoh NU. “Partai Nasdem ini gong-nya untuk menjalin kerjasama dengan partai-partai lain, karena bagaimanapun partai adalah mitra yang harus dijalin sejak awal. Eksekutif dan legislatif adalah dua lembaga yang bermitra membangun satu daerah. Kalau dua lembaga itu tidak sinkron, maka jangan harap bisa baik daerah itu,” kata Firjaun.

Firjaun berjanji akan tetap bekerjasama dengan partai hingga akhir masa jabatan. “Jika itu ditakdirkan Allah SWT,” katanya. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar