Politik Pemerintahan

Petugas Rapid Test Mendadak di Pasar Keputran, Sejumlah Warga Kabur

Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah personil Polri, TNI dan Pemkot Surabaya melakukan rapid tes secara mendadak tanpa diberitahukan ke pedagang maupun pengunjung Pasar Keputran Surabaya.

Walhasil, semua pembeli dan pedagang pun tak bisa keluar masuk pasar lantaran petugas menutup total akses. Kapolsek Tegalsari, Surabaya, Kompol Argia menjelaskan, pengamanan pasar diterjunkan sebanyak 80 personil Polri.

“Pengamanan total ada dari tiga pilar, Polri, TNI dan Pemkot Surabaya. Kita amankan dan tutup total akses keluar masuk pasar ubtuk lakukan tes rapid,” jelasnya kepada¬†beritajatim.com.

Lebih lanjut Kompol Argia menjelaskan, penutupan jalur dan akses menuju pasar ini dilakukan beberapa titik. Diantara Jalan Kayon, Keputran dan Pandegiling ditutup untuk akses keluar masuk pedagang dan pembeli. Penutulan tersebut dikarenakan petugas harus melakukan pembatasan untuk proses rapid tes.

“Kita hanya mengawal proses dan tak mengetahui jumlah pedagang atau pembeli yang menjalani tes. Yang pasti masyarakat antusias dan mengikuti instruksi petugas untuk jalani rapid tersebut,” paparnya.

Sementara menurut pengamatan¬†beritajatim.com, rapid tes dilakukan petugas medis di pinggir jalan depan Pasar Keputran. Belum diketahui berapa data warga yang mengikuti rapid tes. “Kita belum dapat data¬† reaktif atau non reaktif. Bisa ditanyakan ke Pemkot supaya lebih detail,” tandasnya.

Akibat diadakan pemeriksaan rapid test dadakan ini sejumlah pengunjung pasar maupun pedagang langsung semburat ada yang kabur, namun petugas berhasil mencegahnya untuk dilakukan rapid test. (man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar