Politik Pemerintahan

Putus Mata Rantai Penyebaran COVID-19

Petugas Gabungan Razia Anjal dan Gepeng di Kabupaten Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Guna memutus mata rantai penyebaran virus Korona, petugas gabungan dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan Satpol PP Kabupaten Kediri menggelar razia terhadap para gelandangan dan pengemis serta pengamen di jalanan. Dalam razia tersebut, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengamen.

Razia diawali dengan apel pasukan di Kantor Dinsos Kabupaten Kediri. Petugas gabungan yang memakai alat pelindung diri (APD), kemudian berangkat menuju sasaran yang dituju.

Petugas menyisir jalan utama Kediri menuju Surabaya, mulai dari Kecamatan Gampengrejo hingga Papar. Dalam razia ini, petugas berhasil menciduk seorang pengamen yang berada di simpang empat Papar.

Setelah diminta menunjukkan kartu identitasnya, pengamen remaja ini kemudian diperiksa kesehatannya melalui pengecekan suhu tubuh dan disemprot cairan desinfektan. Selanjutnya, yang bersangkutan digiring ke mobil patroli petugas.

Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kabupaten Kediri, Suharsono mengatakan razia gabungan ini dalam rangka memutus penyebaran virus Korona, melalui kelompok risiko tinggi.

Pasalnya, anak jalanan, gelandangan maupun pengemis kerap bersinggungan dengan banyak orang tanpa memakai pelindung diri di jalanan. Padahal pemerintah telah menginstruksikan masyarakat tetap berdiam diri di rumah ditengah wabah COVID-19.

“Bagi mereka yang ditangkap dari Kabupaten Kediri nantinya bakal diisolasi di rumah masing-masing, namun bila dari luar Kabupaten Kediri, dibawa petugas ke selter rumah singgah di Kecamatan Grogol untuk menjalani observasi,” ujar Suharsono, Senin (4/5/2020).

Sayangnya dalam razia ini, petugas hanya mengamankan satu pengamen, beserta dua buah alat musik kentrung yang ditinggalkan. Kebanyakan pengamen dan anjal terlebih dahulu kabur saat didatangi petugas. Razia akan terus digelar dengan sasaran dan waktu yang masih dirahasiakan. [adv kominfo/nm].

Apa Reaksi Anda?

Komentar