Politik Pemerintahan

Petinggi DPP Lintas Parpol Upayakan Head-to-Head dalam Pilkada Jember

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Jember Madini Farouq

Jember (beritajatim.com) – Kesepakatan sebelas pimpinan partai politik parlemen di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendapat tanggapan serius dari dewan pimpinan pusat masing-masing. Semua tengah mengupayakan sebelas partai mengusung satu kandidat bupati dan wakil bupati.

“Hal ini berdasarkan info yang saya dapatkan dari petinggi DPP bahwa mereka tengah aktif berkomunikasi dengan lintas DPP parpol besar untuk mengupayakan terjadinya head-to-head (melawan calon petahana) di Jember,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Jember Madini Farouq.

Kemungkinan head-to-head masih terbuka, kendati Partai Demokrat sudah merekomendasikan pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Firjaun Balya Barlaman dan Gerindra merekomendasikan pasangan Djoko Susanto dan Ahmad Halim.

“Kami sampai saat ini masih menunggu hasil koordinasi antar DPP di Jakarta untuk mewujudkan head-to-head di Jember, karena ini menyangkut citra dan kehormatan partai politik, kalau sampai kalah dengan calon independen,” kata Madini.

Madini menyampaikan, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi perubahan. “Artinya, rekomendasi yang sudah keluar itu bisa saja ditarik lagi atau diubah kepada siapa. Ini tentu melihat banyak hal, sejauh mana kesiapan dan melihat sisi elektabilitas dan lain sebagainya,” katanya.

Perubahan rekomendasi sudah terjadi di Partai Berkarya. Namun alasannya adalah karena adanya perubahan konstalasi politik di DPP. Kepengurusan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Suharto yang menandatangani rekomendasi untuk Hendy-Firjaun sudah tak diakui Kementerian Hukum dan HAM. Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa mambatalkan rekomendasi untuk Djoko Susanto dan Ayub Djunaidi.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jember Zarkasi mengatakan, pihaknya memang berharap dalam pilkada hanya ada satu pasangan calon penantang petahana. “Kami sudah sampaikan local wisdom ini ke DPP. Kalau bisa kandidatnya satu pasang. Tapi itu hanya harapan. Sepenuhnya itu jadi kewenangan DPP,” katanya.

Zarkasi sendiri melihat Hendy punya kemampuan dan kesempatan untuk mendayagunakan sebelas partai. “Sejauh mana itu? Ya sejauh Haji Hendy bisa melakukan personal approach ke partai-partai lain, meyakinkan partai-partai,” katanya. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar