Politik Pemerintahan

Petani Kabupaten Kediri Latihan Aplikasi E-Commerce

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) mengadakan pelatihan penggunaan dan pemanfaatan Aplikasi Toko Tani Indonesia milik Kementerian Pertanian (Kementan) RI kepada kelompok tani di Desa Kencong, Kecamatan Kepung, (8/9/2020).

Arbai, Tim Teknis Pengembangan Usaha Mandiri DKPP Kabupaten Kediri mengatakan, pada pelatihan kali ini diberikan materi cara menggunakan Aplikasi Toko Tani Indonesia untuk mempermudah petani melihat stok barang.

“Selama ini kelompok tani mendapatkan bantuan dari APBN untuk bekerja sama dengan Toko Tani. Namun selama ini pengambilan dan stok barang masih dilakukan secara manual. Ini kita ajari menggunakan aplikasinya,” kata Arbai.

Arbai juga menjelaskan, aplikasi tersebut berkerja secara online dan dapat diunduh melalui Playstore di gawai Android. “Fungsi aplikasi ini misalnya Gapoktan punya stok beras 5 ton, nanti di aplikasi bisa dimunculkan 5 ton,” katanya menjelaskan.

“Dari aplikasi itu juga toko mitra yang bekerjasama dengan Toko Tani bisa melihat stok beras tersebut dan mengambil sesuai keinginan. Jika sudah diambil pesan lewat aplikasi, stoknya akan berkurang otomatis. Selain itu nanti pengiriman dan semuanya bisa dimunculkan juga di aplikasi,” lanjutnya.

Arbai mengungkapkan, untuk sementara aplikasi tersebut hanya bisa diakses oleh Gapoktan dan toko mitra. “Sementara hanya Gapoktan dan toko yang bekerjasama¬† yang bisa melihat. Jadi nanti datanya secara nasional akan terbaca oleh Kementan, sehingga tidak perlu laporan secara manual,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, saat ini di Kabupaten Kediri sudah ada 15 Gapoktan dan 5 toko yang tergabung dalam aplikasi tersebut. “Semoga aplikasi ini bisa mempermudah untuk mengetahui stok pangan di daerah,” pungkasnya. [adv kominfo/nm]





Apa Reaksi Anda?

Komentar