Politik Pemerintahan

Bakal Jadi Sumber PAD

Petambak Udang Vaname Akan Dikenai Pajak

Kepala Dinas Perikanan, Muhammad Zaini

Bangkalan (beritajatim.com) – Menjamurnya budidaya udang vaname di Kabupaten Bangkalan, menjadi sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2021. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat bakal mengenakan pajak bagi petambak udang sesuai dengan hasil produksi.

Sayangnya, sampai saat ini masih banyak petambak udang yang belum terdaftar. Sebab, dari data Dinas Perikanan setempat menyebutkan ada 96 tambak udang vaname yang tersebar di wilayah Bangkalan. “Data kami untuk petambak udang ada 96 lokasi, tetapi yang terdaftar hanya 26 tambak,” terang Kepala Dinas Perikanan, Muhammad Zaini, Senin (23/11/2020).

Saat ditanya berapa pajak yang akan dikenakan? Pria yang akrab disapa Zaini ini menegaskan bahwa pajak tersebut sebesar Rp 20 ribu per ton hasil panen udang vaname. “Para petambak ini bisa menghasilkan 200 ton dalam sekali panen. Sehingga menjadi peluang bagus untuk penambahan PAD Kabupaten Bangkalan,” tegasnya.

Saat ini, Dinas Perikanan baru mencapai PAD sebanyak 70 persen dari target Rp 36 juta. Sementara tahun depan, target akan dinaikkan menjadi Rp 40 juta. “Kami targetkan bisa mencapai 75 persen tahun ini,” tambahnya.

Ia mengatakan, belum tercapainya target PAD disebabkan oleh pandemi Covid-19. Sehingga permintaan ikan menurun. Sebab, banyak restoran dan tempat usaha lainnya yang menghentikan permintaan kiriman ikan. “Dari capaian PAD ini kami dapatkan dari tempat pelelangan ikan dan balai benih ikan,” tandasnya. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar