Politik Pemerintahan

Pilkada Jember 2020

Petahana Jember Bisa Ditumbangkan Tanpa Head-to-Head

Pertemuan sebelas partai politik di Jember, akhir Juli 2020.

Jember (beritajatim.com) – Kandidat petahana di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bisa ditumbangkan dalam pemilihan kepala daerah tahun ini, kendati calon penantang lebih dari satu pasangan atau tidak beradu kepala langsung (head-te-head).

Hal ini dikemukakan Madini Farouq, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (26/8/2020). “Tidak menutup kemungkinan akan lebih dari dua pasang calon yang maju. Bahkan mungkin tiga atau empat pasang calon yang maju. Salah satunya dari independen,” katanya.

Menurut Gus Mamak, kondisi ini terjadi karena keinginan partai-partai untuk bersatu dan mengusung satu pasang calon tidak terwujud. Sebagian partai masih berpikir soal kepentingan eksistensi politik masing-masing, sebagian lagi masih berpikir terkait kepentingan ideologi. “Masing-masing DPP (Dewan Pusat Pimpinan) punya pertimbangan sendiri,” katanya.

Namun kendati ada dua atau tiga pasang calon penantang petahana, Madini tetap percaya diri, bahwa perubahan kepemimpinan akan terjadi di Jember. “Pilkada 2005 sudah memberikan pelajaran bagi kita semua. Pengalaman adalah guru terbaik,” kata Gus Mamak.

Saat itu, ada tiga pasang calon bupati dan wakil bupati, yakni Samsul Hadi Siswoyo – Baharuddin Nur (petahana), MZA Djalal – Kusen Andalas, dan Machmud Sardjujono – Hariyanto. Saat itu, calon petahana tumbang. “Kita harus yakin bahwa rakyat Jember sudah cerdas dalam memilih pemimpin terbaik. Jadi walaupun tidak terjadi head-to-head, saya yakin perubahan akan terjadi di Kabupaten Jember,” kata Gus Mamak. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar