Politik Pemerintahan

Peserta Tes P3K di Bawah Jatah Kuota, Bupati Berharap Semua Lulus

Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 970 pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Sumenep mengikuti seleksi tahap I yang digelar selama dua hari, yakni pada 23-24 Februari 2019.

Tes tulis tersebut dibagi dalam empat sessi di dua lokasi, yakni SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Sumenep. Seleksi tersebut menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT) seperti halnya seleksi CPNS.

“Kalau saya berharap semua peserta tes bisa lulus. Ini ada peserta yang usianya sudah 58 tahun. Mudah-mudahan lolos seleksi,” kata Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Minggu (24/02/2019).

Jumlah pendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Sumenep sebanyak 973 orang. Jumlah tersebut di bawah jatah kuota yang ditetapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB-), yakni 1.390 orang.

Ada dua formasi dalam rekrutmen P3K tahun 2019, yakni penyuluh pertanian dan eks guru kategori 2 (K2). Dari 973 pendaftar, untuk formasi penyuluh pertanian sebanyak 67 orang dan eks K2 guru 906 orang. Namun tiga diantara pendaftar tersebut dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi.

“Untuk guru di Sumenep memang masih kurang dari kebutuhan. Berdasarkan data, dalam setahun kekurangan guru di Sumenep mencapai 1.600 orang,” terang Bupati.

Menurutnya, itu berarti masih terbuka kesempatan untuk menjadi guru di wilayah Kabupaten Sumenep. “Nanti setelah rekruetmen P3K ini, akan ada rekruetmen P3K berikutnya yang terbuka untuk umum. Kalau sekarang kan hanya untuk tenaga honorer kategori 2 (K2),” terang Bupati.  [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar