Politik Pemerintahan

Peserta SKB CPNS Asal Gresik Wajib Bawa Hasil Rapid Tes

foto/ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 asal Gresik, akhirnya tetap dilanjutkan meski masih ditengah pandemi Covid-19.

Imbas belum berakhir pandemi Covid-19, membuat peserta diwajibkan melampirkan hasil rapid test saat mengikuti tes SKB. Namun, untuk peserta yang dinyatakan positif bisa mengajukan penundaan tes.

Berdasarkan surat Kepala BKN Kantor Regional II nomor 423/KR.II.K/VIII/2020, pelaksanaan tes SKB bagi peserta asal Gresik dijadwalkan 19 hingga 22 September 2020. Pelaksanaannya tes tersebut tidak lagi di Gresik seperti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) lalu. Melainkan tes berada di Surabaya.

Merujuk pada surat Kepala BKN nomor K 26.30/V116-4/99, peserta tes SKB yang terkonfirmasi positif dan sedang menjalani perawatan atau isolasi. Ada keringanan asal melampirkan surat keterangan kesehatan yang menerangkan status tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadlif menuturkan, untuk peserta yang terkonfirmasi positif. Tes-nya dilakukan di jadwal berikutnya. Yakni 7 Oktober 2020. Bertempat di Kantor Regional 2 BKN Surabaya. Khusus yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian untuk peserta yang terkonfirmasi positif namun tidak sedang menjalani isolasi, maka bisa mengikuti tes SKB 19-22 September 2020. “Bisa mengikuti tes lanjutan asal ada rekomendasi dari tim kesehatan. Tes-nya pun dilakukan di ruangan khusus,” tuturnya, Senin (7/09/2020).

Saat ditanya berapa jumlah peserta SKB yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dijelaskan Nadlif, dirinya belum bisa menyampaikan jumlah itu. Sebab, laporan itu bakal dilaksanakan 14 September 2020 nanti. “Baik yang reaktif rapid tes maupun konfirmasi positif. Wajib lapor untuk penentuan tesnya,” ungkapnya.

Sebelum ada pandemi Covid-19. Lokasi tes kompetensi dasar (SKD) dilaksanakan di Gresik. Sementara untuk tes SKB dilakukan di Aula Mojopahit Kanreg II BKN Surabaya. “Peserta bisa memilih, di Surabaya atau di lokasi BKN lain. Hari ini pemilihan lokasi terakhir,” pungkasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar