Politik Pemerintahan

232 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Malang Dilantik

Pesan untuk Pejabat Anyar: Jauhi Pungli dan Korupsi

Malang (beritajatim.com) – Sedikitnya 232 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim Kota Malang, Jumat, (12/7/2019).

Ke 232 orang tersebut, merupakan pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sempat tertunda dalam pelantikan pada 31 Mei lalu. Plt Bupati Malang HM. Sanusi memimpin langsung pelantikan itu. Sanusi di dampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Didik Budi Muljono.

“Semoga amanah yang telah diberikan dapat menumbuhkan semangat baru untuk bekerja dan berkinerja lebih baik dengan menekankan sektor pelayanan publik,” ungkap Sanusi dalam sambutanya.

Untuk para pejabat eselon III dan IV yang mengikuti pengukuhan ini, Sanusi berharap bisa langsung melaksanakan semua yang menjadi tugas dan fungsinya masing-masing dengan maksimal, penuh dedikasi dan tanggung jawab ditempat yang baru.

“Khususnya bagi para pejabat Administrator dan Pengawas yang hari ini dikukuhkan. Amanah yang diemban, adalah pintu gerbang untuk terus meningkatkan kinerja, terus berkinerja, mengembangkan kemampuan diri, serta meningkatkan kompetensi, dan tak kalah penting adalah selalu berinovasi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Pemkab Malang Didik Budi Muljono mengatakan, Pengukuhan Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab ini Sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Malang Nomor 821.2/183/35.07.201/2019 tentang Pemerintah Kabupaten Malang.

“Pengukuhan dan pelantikan ini telah mendapat persetujuan resmi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang dituangkan dalam surat Mendagri tanggal 14 Juni 2019 yang memperbolehkan melakukan pelantikan,” ujarnya.

Dalam Pengukuhan dan pelantikan kali ini, juga dilakukan Serah Terima Jabatan Administrator kepada 21 orang ASN. Kegiatan rotasi dan mutasi merupakan kegiatan yang biasa didalam organisasi. Terutama guna memaksimalkan roda pemerintahan agar dapat meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

“Rotasi dan mutasi bahkan penurunan kepangkatan merupakan hal biasa bagi ASN. Tapi, Alhamdulillah hari ini tidak ada yang diturunkan kepangkatannya. Khusus jajaran perijinan, saya pesan jangan mempersulit investor, jauhi NPK (narkoba, pungli dan korupsi) karena itu yang akan merusak generasi kita,” pungkasnya. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar