Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pesan Bupati Badrut Tamam Bagi ASN di Pamekasan

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat melantik ASN setempat di Kompleks Pasar 17 Agustus, Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Rabu (29/12/2021).

Pamekasan (beritajatim.com)Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, agar bekerja maksimal memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat melantik 241 ASN, meliputi sebanyak 176 ASN dikukuhkan di kompleks Taman Makam Pahlawan (TMP) Pamekasan, Jl Raya Panglegur, Tlanakan. Serta sebanyak 65 ASN dikukuhkan di Kompleks Pasar 17 Agustus, Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Pamekasan, Rabu (29/12/2021).

“Ini pelantikan ketiga, hari ini ada dua tempat. Sebelumnya pelantikan pada penghujung tahun 2021 kita laksanakan di area Asta Pangeran Ronggosukowati (Jl KH Agus Salim),” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Hal tersebut sengaja dilakukan berbeda dengan beberapa pelantikan sebelumnya yang biasa digelar di kompleks Mandhapa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja, Nomor 1 Pamekasan. “Hal ini mungkin aneh dibandingkan pelantikan sebelumnya, tapi ini kami lakukan semata-mata agar pengukuhan ini disaksikan arwah Pengeran Ronggosukowati maupun arwah para pahlawan,” ungkapnya.

“Termasuk agar para pejabat juga mengetahui secara langsung kondisi ril masyarakat di pasar tradisional. Sehingga para ASN nantinya bisa melanjutkan tugas dan jasa mereka atau tidak, atau justru sebaliknya,” sambung bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.

Dari itu pihaknya meminta agar para ASN bekerja extra ordinary, salah satu sebabnya karena saat ini memasuki era revolusi industri dan kondisi pandemi. “Karena itu yang menjadi alasan pemerintahan di semua level tidak boleh leye-leye lagi, tapi harus bekerja luar biasa,” tegasnya.

“Artinya jangan berharap dapat langkah seribu jika langkah yang kita lakukan cuma seratus, sehingga kami memilih kepemimpinan yang mau menyatu dengan kita semua. Boleh datang ke pendopo kapan saja, kita diskusi kapan saja tentang apa yang akan kta lakukan untuk kemajuan daerah ini,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan jika tidak ada aspek lain dalam penentuan jabatan kecuali komitmen kerja menjadi pelayan masyarakat. “Hal itu penting kami sampaikan agar fair, bahwa di antara bupati dan seluruh elemen pemeritnah mau menjadi satu tim yang bersama dalam membangun Pamekasan,” tegasnya.

“Seorang pejabat itu terhormat jika bekerja sungguh-sunguh, menginspirasi, memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan bukan karena hanya sebatas jabatan. Jika kita ingin membuat diri kita terhormat, muliakan orang lain, hormati oragn lain, termasuk hormati pekerjaan kita ini. Syukuri nikmat posisi kerja kita dengan bersyukur, maka tidak ada yang sia-sia, syukur menjadi tindakan, menjadi perilaku dan menjadi senyum di setiap bekerja,” pungkasnya. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar