Politik Pemerintahan

Perumda Tirta Kanjuruhan Berikan Subsidi Air Bersih Pelanggan MBR

Malang (beritajatim.com) – Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, memberikan subsidi pemakaian air bersih kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sedangkan MBR, sudah menerima subsidi pemakaian air bersih sejak bulan Januari 2020.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, Rabu (4/3/2020). Kata Syamsul, subsidi pemakaian air bersih kepada MBR di wilayah Kabupaten Malang sudah diluncurkan. Sedangkan subsidi itu, hanya pemakian air 10 meter kubik (m3).

“Subsidi pemakaian air kepada MBR merupakan komitmen Perumda Tirta Kanjuruhan, yang mana tidak hanya berorentasi pada profit saja, tapi juga sosial,” tegas Syamsul.

Ia menjelaskan, sebelum memberikan subsidi pemakaian air bersih kepada MBR, pihaknya terlebih dulu melakukan pendataan kepada warga MBR yang masuk sebagai pelanggan, dan itu kita lakukan pada 2019. Sementara pada bulan Januari 2020, program ini baru kita luncurkan. Sedangkan pelanggan MBR yang mendapatkan subsidi pemakaian air, sebanyak 600 pelanggan.

“Subsidi yang kita luncurkan tidak ada masalah dan berjalan lancar. Kami dalam memberikan subsidi kepada pelanggan MBR, sudah melalui proses survei, hal ini dilakukan agar memberikan subsidi tidak salah sasaran. Artinya, subsidi pemakaian air pada pelanggan MBR tepat sasaran,” papar Syamsul.

Masih kata Syamsul, jika subsidi yang diberikan hanya 10 meter kubik, karena hal itu sesuai dengan aturan. Namun, ketika pemakaian air lebih dari jumlah subsidi tersebut, maka pelanggan MBR ini harus membayar kelebihan pemakaiannya, sesusai dengan biaya yang diterapkan. Sehingga pemakaian air bersih tidak kesemuanya gratis. Dengan begitu, masyarakat jangan salah untuk menafsirkannya. Karena dalam perhitungan secara matematis, kebutuhan air bersih per orang rata-rata membutuhkan air 60 liter dalam sehari.

“Jika 60 liter dikalikan 30 hari, maka pemakaian air bersih dalam sebulan membutuhkan 1.800 liter per orang. Sehingga jika dalam satu keluarga memiliki empat orang, total keseluruhan penggunaan air bersih dalam satu keluarga tersebut sebanyak 7.200 liter,” bebernya.

Syamsul juga menyebutkan, 10 meter kubik, jika dikonversikan ke satuan liter jumlahnya 10 ribu liter. Dan jika hitungan itu tepat, maka bisa jadi MBR tidak membayar biaya pemakaian air sama sekali, dan hanya membayar biaya jasa administrasi saja. Sehingga dengan kita menerapkan subsidi pemakaian air pada pelanggan MBR, ini merupakan program nasional untuk membatu warga yang memiliki penghasilan rendah.

“Perumda Tirta Kanjuruhan akan terus berupaya meningkatkan pelayanan, agar pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang kita berikan. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan program-progam yang tentunya, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memdapatkan air bersih,” Syamsul mengakhiri. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar