Politik Pemerintahan

Pertama di Indonesia, Pemkot Mojokerto Berikan Paket Data Gratis Bagi 15.609 Siswa

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat menyerahkan paket data kepada perwakilan siswa SD dan SMP di ruang Nusantara Pemkot Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, segala upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Pada sektor pendidikan, Pemkot Mojokerto memberikan paket data gratis kepada 15.609 siswa dalam melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Paket data gratis tersebut dibagikan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Mojokerto. Mereka dapat menikmati paket data gratis mulai 1 Agustus 2020 mendatang secara serentak hingga Desember 2020 atau dalam satu semester atau selama kondisi Covid-19.

Paket data yang diperoleh masing-masing jenjang pun berbeda. Untuk siswa SD mendapatkan 8 Gigabyte sedangkan untuk siswa SMP memperoleh 15 Gigabyte setiap bulannya. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan siswa di ruang Nusantara Pemkot Mojokerto, Rabu (22/7/2020).

Paket data gratis yang diberikan oleh Pemkot Mojokerto melalui kerjasama dengan provider PT Indosat TBK. Turut hadir, Wakil Wali Kota Achmad Rizal Zakaria bersama Vice President East Regional Division PT Indosat, Sigit Pramudyantoro dan Kepala Dinas Pendidikan Amin Wachid, kepada 16 perwakilan siswa SD dan SMP di Kota Mojokerto.

“Kami ingin memberikan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh putra-putri didik di Kota Mojokerto dalam masa pandemi seperti saat ini. Dalam masa new normal ini, kami bisa saja membuka kembali klasikal di sekolah, namun hal tersebut membutuhkan pengawasan ketat dan ekstra. Untuk itu, agar anak-anak kami terhindar dari virus, kami memberikan solusi berupa paket data gratis yang dapat digunakan belajar secara daring,” ungkapnya.

Paket data yang diberikan kepada siswa, lanjut Wali Kota perempuan pertama di Mojokerto ini, terbagi menjadi dua kategori. Yang pertama adalah paket data yang diberi nama Biar Rajin (Bantuan Paket data Internet Agar Seru Belajar Daring) dan paket data bernama Milih Jaring Bola (Murid Terpilih Belajar Daring Gabung di Sekolah).

“Paket data Biar Rajin, digunakan oleh siswa melalui smartphone masing-masing atau milik orang tua mereka. Sedangkan bagi siswa yang tidak memiliki gadget di rumah, pihak sekolah menyediakan fasilitas melalui laboratorium komputer yang bisa digunakan. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Untuk paket data yang digunakan melalui fasilitas sekolah, kami beri nama Milih Jaring Bola,” katanya.

Sehingga, lanjut Ning Ita, semua siswa di Kota Mojokerto dapat merasakan kegiatan belajar secara daring tanpa kendala apapun. Pemberian paket data secara gratis ini, tidak lain untuk meringankan beban wali murid selama pandemi Covid-19 berlangsung. Sehingga orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lagi selama putra-putrinya menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau secara daring setiap harinya.

“Tak hanya itu, para wali murid tidak perlu khawatir jika paket data tersebut akan disalahgunakan oleh anak-anak untuk bermain game atau media sosial lainnya. Sebab, paket data yang diberikan telah dikunci secara khusus dan hanya digunakan untuk pembelajaran. Sehingga paket data ini khusus pembelajaran. Tidak bisa dibuat mabar, Tik Tok atau media sosial lainnya,” ujarnya.

Selain meringankan beban orang tua, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), paket data tersebut merupakan upaya mempermudah proses pembelajaran, dalam kerangka besar transformasi Kota Mojokerto menuju kota digital. Semuanya akan terdigitalisasi ke depan, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial budaya.

“Dari sana, kita punya bekal pemetaan untuk tahu program apa yang bisa dikembangkan Pemkot agar bisa semakin mendukung tumbuh kembang para pelajar kita,” tandasnya. [tin/adv]





Apa Reaksi Anda?

Komentar