Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Perpres Dana Abadi Pesantren Disahkan, PKB Lamongan : Kado Terindah Untuk Hari Santri 2021

Ketua DPC PKB Lamongan, H Abdul Ghofur.

Lamongan (beritajatim.com) – Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren telah diteken oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2 September 2021 lalu. Perpres tersebut mengatur dana abadi Pesantren yang sejak lama dinantikan kalangan pesantren.

Sehubungan dengan hal tersebut, DPC PKB Lamongan sangat bersyukur dan menyambut baik Perpres tersebut. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Ketua DPC PKB Lamongan, H Abdul Ghofur. Menurutnya, ditekennya Perpres itu menjadi kado terindah jelang Hari Santri Nasional 2021.

“Pengesahan Perpres ini menjadi kado terindah untuk peringatan Hari Santri Nasional, pada 22 Oktober 2021 mendatang, sekaligus menjadi kabar gembira bagi pondok pesantren. Tentu kami sangat bersyukur atas capaian ini,” ungkap Abdul Ghofur yang juga Ketua DPRD Lamongan ini, Rabu (15/9/2021).

Pada kesempatan ini, H Abdul Ghofur juga menyampaikan, bahwa pengesahan Perpres tersebut merupakan bentuk pengukuhan negara dan apresiasinya terhadap jasa pesantren yang sudah diberikan kepada bangsa ini. Pesantren, imbuh Ghofur, merupakan lembaga pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat yang memiliki nilai historis berbasis masyarakat.

“PKB merupakan inisiator UU Ponpes yang sekaligus mengawal implementasi dari klausul pasal, salah satunya adalah dana abadi, dan hari ini legalitas dalam bentuk Perpres ini muncul. Langkah yang diambil pemerintah ini sangat tepat, karena telah memposisikan pesantren sebagai lembaga yang memiliki hak untuk memperoleh fasilitas anggaran,” terangnya.

Lebih lanjut, Ghofur mengharapkan, bahwa dengan Perpres yang disahkan ini, nantinya bisa meningkatkan kualitas pendidikan pesantren di Indonesia, utamanya di Lamongan. Bahkan, dalam penerapan Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren ini, Pemerintah juga diharapkan bisa memfasilitasi para kiai, ulama, dan pihak ponpes.

“Alhamdulillah berkat dorongan Fraksi PKB di DPR RI, Presiden Jokowi meneken Perpres itu. Di Lamongan ini terdapat banyak pesantren, tentunya kami juga memiliki komitmen yang besar dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan pesantren,” imbuhnya.

Terakhir, dengan adanya Perpres itu, Ghofur menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mengusulkan lahirnya Perda pesantren lahir di Kabupaten Lamongan kepada Pemerintah Kabupaten. “Perda Pesantren harus lahir di Kabupaten Lamongan, agar Pemkab Lamongan bisa memiliki payung hukum untuk melakukan pembinaan ke pesantren,” pungkasnya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar