Politik Pemerintahan

Perpanjangan PPKM Darurat, Gus Ubaid: Fadli Tolong Pakai Data Kalau Mengkritik

Surabaya (beritajatim.com) – Tokoh muda NU, Ubaidillah Amin Mochamad (Gus Ubaid) sepakat dengan keputusan pemerintah pusat yang mengganti istilah PPKM darurat menjadi level 3-4.

“Menurut saya itu bukan sebuah keputusan yang asal sekadar mengambil keputusan. Saya yakin Koordinator PPKM Darurat, Pak Luhut mendengarkan masukan dari beberapa kepala daerah, yakni bupati atau wali kota. Bukan tanpa dasar saya mengatakan demikian. Pada awal hendak diberlakukannya PPKM Darurat awal Juli, kebetulan saudara saya salah seorang kepala daerah di Jatim, saya sempat telpon dia, dia mengatakan kepada saya agak keberatan dengan pengambilan kebijakan PPKM darurat,” kata Gus Ubaid, Kamis (22/7/2021).

Menurut Gus Ubaid, keberatan saudaranya itu karena di daerah yang dipimpinnya termasuk zona kuning. Akan tetapi karena itu menjadi keputusan pemerintah pusat, dia tetap patuh melaksanakan kebijakan tersebut.

“Toh kebijakan PPKM Darurat bagus untuk menekan penularan Covid-19 dengan membatasi warga bermobilitas. Saya telpon kembali yang bersangkutan semalam ketika PPKM darurat diubah menjadi PPKM Level 1-4, dia mengatakan, Alhamdulillah pemerintah pusat mengerti kami,” tuturnya.

Gus Ubaid kembali menegaskan kepada para politisi, jikalau mau mengkritik pemerintah agar menggunakan cara yang baik dan data autentik. “Pak Fadli Zon, bos sampeyan lho Menteri Pertahanan saat ini, tolong kalau mau mengkritik pakai data. Dan, sering-seringlah jalan-jalan ke daerah, jangan keluar negeri saja pak. Saya mengatakan demikian biar sampeyan nggak ketinggalan informasi dalam negeri,” tukasnya.

Sekadar diketahui, Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon memberikan tanggapan terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, yang istilahnya diganti menjadi PPKM level 3 dan level 4.

Fadli Zon menilai, keputusan pemerintah mengganti PPKM Darurat menjadi PPKM level 3 dan level 4 sangat tidak jelas kriterianya dan terkesan asal-asalan.

Selanjutnya, Gus Ubaid sebagai generasi muda mendukung penuh kebijakan pemerintah menjadikan PPKM berlevel, karena sudah sesuai dengan keinginan kepala daerah dan masyarakat di bawah.

“Harapan saya kepada pemerintah, vaksinasi bisa lebih dimasifkan, khususnya di Pulau Jawa. Karena saya mendapatkan informasi dari media jika Bali sudah mencapai 80 persen lebih masyarakat yang divaksin,” pungkasnya. [tok/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar