Politik Pemerintahan

Perjuangkan Aspirasi Driver Ojol Surabaya, Machfud Arifin Siapkan Program Khusus

Surabaya (beritajatim.com) – Dukungan untuk calon Wali Kota (Cawali) Surabaya Machfud Arifin terus berdatangan dari berbagai kalangan. Termasuk juga dari para pengemudi ojek online (ojol) Kota Surabaya.
Ratusan ojol se-Surabaya mantap mendeklarasikan dukungan kepada Cak Machfud dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020. Para pengemudi ojol begitu antusias melihat kedatangan pria kelahiran Ketintang ini.
Dalam kesempatan tersebut Cak Machfud mengungkapkan, dukungan yang datang dari para pengemudi ojol Surabaya merupakan suntikan semangat untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Untuk membalas dukungan para ojol, Cak Machfud menegaskan kedepannya akan menyediakan fasilitas shelter sebagai tempat menunggu pesanan dari penumpang. Dia melihat saat ini keberadaan shelter tidak sebanding dengan jumlah keseluruhan pengemudi ojol di Kota Pahlawan.
“Ini adalah vitamin semangat bagi saya untuk terus berjuang memajukan dan memakmurkan masyarakat termasuk ojol Surabaya. Mereka saat ini belum memiliki shelter, ini kedepannya akan saya upayakan,” jelas Cak Machfud di Surabaya.
Mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Jokowi-Amin tersebut juga menyampaikan dengan adanya shelter, para pengemudi ojol tidak akan lagi kebingungan mencari tempat beristirahat sembari menunggu pelanggan datang. Nantinya, dia menambahkan, akan menempakan shelter di tempat-tempat staretgis di Surabaya.
“Kasian kan mereka capek-capek kerja di jalan menunggu pesanan tapi tempatnya tidak ada. Kalau ditempatkan di tempat yang strategis tentunya juga akan menunjang keindahan kota dan menjadi lebih teratur,” ujar Cak Machfud.
Selama masa pandemi ojol Surabaya mendapatkan bantuan sembako dari Cak Machfud . Sebelumnya, para ojol meski telah mengajukan kepada pemerintah agar mendapatkan bantuan namun hingga saat ini belum terealisasi.
Padahal, menurut Cak Machfud, pengemudi ojol termasuk pihak yang begitu merasakan dampak pandemi Covid-19. Bahkan, sempat tidak mendapatkan konsumen sama sekali seiring dengan dihapusnya layanan antar jemput penumpang.
“Mereka juga mengatakan tidak mendapatkan bantuan, padahal menurut saya mereka juga perlu diberikan bantuan. Ini kedepannya akan saya perbaiki jika saya diberikan amanah menjadi Wali Kota Surabaya,” pungkasnya. (hen/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar