Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Peringati Hari Tani, DPC Gerbang Tani Lamongan Komitmen Kawal Kesejahteraan Petani dan Nelayan

DPC Gerbang Tani Lamongan saat mengikuti kegiatan Peringatan Gerbang Tani ke-7 dan Hari Tani Nasional 2021.

Lamongan (beritajatim.com) – Dalam rangka memperingati Harlah Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia (Gerbang Tani) ke-7 dan Hari Tani Nasional, Dewan Pengurus Nasional (DPN) Gerbang Tani mengusung tema ‘Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia’.

Peringatan tersebut dilakukan secara virtual, pada Kamis (23/9/2021), di Aula Graha Saba Mulia Kedungreja Cilacap. Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Ketua Dewan Pembina DPN Gerbang Tani, Gus AMI (Abdul Muhaimin Iskandar), Menteri PDTT Gus Halim Iskandar, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi, dan Ketua DPN Gerbang Tani Idham Arsyad.

Pada kesempatan tersebut, Gus AMI memulai pidato kebangsaannya dengan kalimat dari Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari, yang mengatakan bahwa petani adalah tuannya negara dan kuasanya itu nyata. Dengan semangat itu, Gus AMI meminta kepada pengurus Gerbang Tani agar mengambil bagian untuk menjadikan nyata pesan dan spirit tersebut, sehingga negeri ini menjadi makmur dengan kekuatan agrarianya.

“Sensus penduduk tahun 2020, menunjukkan ada 270,20 juta jiwa penduduk Indonesia, ini menjadi sebuah tantangan bagi kita dalam membangun dan menjawab persoalan mendasar, yakni pangan. Karena hal itu menunjukkan apakah kita bisa bertahan sebagai bangsa yang dipertumbuhkan atau tidak,” tutur Gus AMI.

Lebih lanjut, pembangunan pertanian selalu menjadi program prioritas di setiap zaman dan rezim pemerintahan. Menurut Gus Ami, sayangnya kondisi pangan di negeri ini tidak pernah mencapai surplus pangan yang berkorelasi langsung dengan kesejahteraan petani dan kemakmuran pertanian, bahkan transformasi agraria pun belum sampai ke pedesaan.

“Pada urusan pangan, seharusnya Indonesia sudah lama berdaulat, karena semua prasyarat untuk kedaulatan pangan sudah dimiliki, mulai luas tanah, SDM, sumber air, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Pendapatan rumah tangga tani selalu di bawah, sehingga para pemuda kita selalu menghindar dari pertanian. Namun, pendapatan rumah tangga tani kita selalu di bawah, serta minat para pemuda kita untuk terjun ke pertanian rendah,” paparnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Gus AMI berharap, kepengurusan Gerbang Tani punya desa binaan dan menjadi pilot project desain pembangunan yang nyata di daerahnya masing-masing. “Gerbang tani harus merumuskan langkah penting, mengawal petani dan terlibat aktif dalam perjuangan pertanian. Memfasilitasi petani dan nelayan, serta mendorong terciptanya kondisi hukum, politik, ekonomi, dan seterusnya yang berpihak kepada petani dan nelayan,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC Gerbang Tani Lamongan, M Syukrillah mengatakan, bahwa peringatan harlah ke-7 dan hari tani nasional ini perlu dijadikan sebagai momentum untuk menata ulang pembangunan sektor pertanian dan perikanan dalam rangka mempercepat pencapaian kedaulatan pangan dengan menempatkan petani dan nelayan sebagai subyek yang berdaya.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur, bisa mengabdi kepada Gerbang Tani. Tentu kami selalu siap membantu dan menjembatani petani dengan stakeholder terkait, utamanya mengawal produksi di tingkat petani, begitu juga di tingkat nelayan. Kami akan merumuskan langkah persuasif dan humanis, serta terobosan dalam upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan,” ungkap Syukrillah.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan, H Abdul Ghofur menyampaikan, bahwa pihaknya akan sangat menyambut baik dan mendukung penuh keberadaan Gerbang Tani dalam mengawal kebijakan pemerintahan demi mewujudkan kesejahteraan petani dan nelayan.

“Saya dukung penuh Gerbang Tani Lamongan ini. Saya berharap, Gerbang Tani menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Lamongan dan ikut serta dalam proses percepatan pembangunan, khususnya di sektor pertanian dan perikanan. Mudah-mudahan dengan kehadiran Gerbang Tani, Lamongan bisa mewujudkan swasembada dan kedaulatan pangan,” harap Ghofur.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar