Politik Pemerintahan

Peringati Hari Santri, PCNU Kota Kediri Gowes Pakai Sarung

Kediri (beritajatim.com) – Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2020, Pemkot Kediri dukung NU Cabang Kota Kediri tetap eksis menyemarakkan kegiatan HSN dengan tema Santri Sehat Indonesia Kuat. Kegiatan ini berupa turnamen bulu tangkis yang didukung oleh Disbudparpora, Gowes Religi, bersepeda santai dan berziarah ke makam para wali, dan juga rangkaian kegiatan yang lain.

“Pemkot dukung semua kegiatan HSN mulai Disbudparpora, Protokol dan Komunikasi Pimpinan, juga dari Kesra. Sesuai temanya, kami harap santri harus sehat, inovatif, dan punya daya saing,” kata Ardi Handoko, Kabag. Kesra Pemkot Kediri.

Gowes religi dimulai pukul 06.00 WIB diikuti oleh 50-an santri dan jajaran pengurus NU Cabang Kediri, jajaran Poresta Kediri, dan instansi terkait. Hadir juga Kaporesta Kediri, AKBP Miko Indrayana. Acara ini juga didukung oleh Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Kediri.

“Dengan bersepeda, kita sebagai santri harus sehat artinya untuk imunitas santri harus meningkat untuk melawan COVID 19,” kata Masruri, Wakil Sekretaris PCNU Kota Kediri.

Selain menjaga kesehatan tubuh, bersepeda keliling kota Kediri mendatangi makam para wali, masyayih, dan para pejuang agama untuk mendoakan. Para pesepeda ini mengenakan sarung sebagai ciri khas santri Indonesia.

“Sarung adalah ciri khas dan simbol santri Indonesia dari masa ke masa, sehingga santri tidak bisa dilepaskan dadi sarung dan kopyah hitam,” tambah Masruri.

Rute bersepeda dimulai dari Kantor NU (Jl. Sriwijaya)-Jl. Joyoboyo- Jl. Adisucipto-Jl. Hayam Wuruk- Jl. Dhoho-Jl. Monginsidi- Jl Yos Sudarso-Jembatan Brawijaya-Jl. KDP Slamet-Jl. Wahid Hasyim-Jl. Bandar Lor- Jl. KH. Abudl Karim- Jl. Dr Saharjo, Jl. Semeru- Jl. Raung- Jl. GOR Joyoboyo- Jl. Kh. Hasyim Asy’ari- Jl Agus Salim-Jl. Kh. Hasyim Asy’ari (PP. Salafiyah).

Sedangkan makam yang disinggahi yaitu area makam Masjid Jamsaren, makam Syeh Wasil Setono Gedong, makam Lirboyo, makam Banjar Mlati, dan makam PP. Muanah Sari.

Di area Masjid Setono Gedong, rombongan gowes disambut pemuda Pencak Silat Pagarnusa ala pedangpora. Berikut pengalungan bunga untuk jajaran pengurus Nu. Rombongan berdoa di pendapa karena makam Mbah Wasil masih ditutup untuk ziarah karena Covid-19.

“Meski kita sudah bisa berkegiatan, protokol kesehatan harus tetap dijalankan,” kata Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab). Pada kesempatan ini, Gus Ab juga menyerahkan bantuan sembako untuk warga. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar