Politik Pemerintahan

Perbup Turun, Tak Pakai Masker di Gresik Didenda Rp 150 Ribu

Gresik (beritajatim.com) – Ini peringatan bagi warga yang berada di Gresik. Sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 22 tahun 2020 tentang Pedoman Masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru pada Pandemi Covid-19 bisa disanksi berupa denda Rp 150 ribu. Selain denda, juga ada sanksi kegiatan sosial.

“Terserah petugas yang melaksanakan tugas di lapangan tentang pengenaan sanksi tersebut, tapi harus sesuai dengan perbup yang kami keluarkan ini,” ujar Bupati Sambari Halim Radianto,” Jumat (12/06/2020).

Di hadapan Forkopimda bersama para Kepala OPD, Camat serta diikuti oleh Kepala Kemenag Gresik, Ketua Majelis Ulama Kabupaten Gresik, Ketua PCNU Gresik Ketua PD Muhammadiyah Gresik, Ketua Dewan Masjid Indonesia. Orang nomor satu di Gresik menegaskan soal turunnya perbup terkait masa transisi menuju new normal di masa pandemi Covid-19.

“Surat itu sudah saya tandatangani. Kami mohon semua pihak membuat tata kerja dan standard operasional prosedur (SOP) sesuai bidangnya masing-masing. Untuk OPD kami harap pada Senin lusa sudah bisa kami terima dan segera dilaksanakan,” ungkap Sambari.

Di perbup itu juga mengatur transisi new normal life yang mengatur beberapa hal terkait pariwisata, pasar, pelayanan public perkantoran, mall, hotel, pelabuhan, dan restoran.

“Untuk tempat ibadah kami persilahkan untuk melaksanakan sholat lima waktu dan sholat Jum’at berjemaah. Tapi kami mohon agar tetap menggunakan penegakan protocol kesehatan,” ujar Sambari.

Kendati demikian, Dinas Kesehatan untuk tetap melaksanakan penyisiran ke beberapa Rumah Sakit rujukan dengan melakukan berbagai macam pemeriksaan kepada PDP atau menyisir pasien Gresik yang dirawat diberbagai rumah sakit di luar Gresik. “Jangan malu meski jumlah yang terkonfirmasi sangat besar. Demikian juga kami tidak malu meski jumlah kasus postif Covid 19 di Gresik ini besar,” tegas Sambari.

Sesuai komitmen Bersama dengan para kepala daerah se-Surabaya Raya yang disaksikan Gubernur Jatim menegaskan bahwa masing-masing kepala daerah untuk saling menjaga. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar