Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Gagal Kontrak Alasan BBM Naik

Perbaikan Lift Lantai 8 Gedung Sasana Krida Praja Ponorogo Ditender Ulang

Lift di Gedung Sasana Krida Praja hanya bisa digunakan satu unit saja. (Foto/Dok.Beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Tidak hanya paket pekerjaan proyek perbaikan jalan Tamansari- Wilangan di Kecamatan Sambit yang dilakukan tender ulang oleh unit layanan pengadaan (ULP), namun proyek perbaikan lift di Gedung Sasana Krida Praja juga dilakukan hal sama.

Tender ulang pekerjaan perbaikan lift ini dikarenakan adanya pemenang lelang yang mengundurkan diri. Pasalnya, rekanan tidak jadi tanda tangan kontrak karena beralasan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). “Proses tender ulang untuk perbaikan lift ini sudah kita buka sejak beberapa hari lalu,” kata Kepala bagian (Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ponorogo, Budi Darmawan, Jumat (23/9/2022).

Budi menjelaskan, sedikitnya ada 7 penyedia yang menawar usai diunggah ke laman website Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Ponorogo. Salah satu penawar terendah dari PT. Taros Mitra Teknologi, dengan penawaran senilai Rp 1,1 miliar. “Dari data kita, penyedia jasa yang menawar pekerjaan perbaikan lift ini, dari luar kota semua. Tidak ada yang dari Ponorogo,” katanya.

Saat ini sedang dilakukan proses evaluasi, verifikasi dan klarifikasi oleh pokja. Dia berharap cepat ada pemenangnya. Sebab perbaikan lift ini sifatnya mendesak, harus segera ada pemenangnya dan bisa segera berkontrak. “Banyak dikeluhkan, hanya satu lift saja yang masih bisa digunakan. Karena rusak sudah setahun lebih, harapannya segera dilakukan perbaikan,” katanya.

Budi menambahkan jika sudah ada pemenangnya, pihaknya akan langsung menyampaikan kepada bagian umum. Hal itu dilakukan supaya pemenang bisa segera berkontrak. “Ya harapannya pemenang tidak mengundurkan diri lagi, seperti tender sebelumnya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, proyek perbaikan lift di gedung Sasana Krida Praja atau biasa disebut lantai 8, nampaknya juga terdampak oleh kenaikan bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu yang lalu. Bagaimana tidak, pemenang tender untuk perbaikan lift tersebut ternyata mengundurkan diri sebelum penandatanganan kontrak.

Pengunduran diri ini salah satu sebabnya karena naiknya harga BBM. Mereka beralasan akan rugi jika harus mengerjakan proyek perbaikan lift itu. “Pemenang lelang untuk perbaikan lift di gedung lantai 8 sebenarnya sudah ada, namun mereka mengundurkan diri,” kata Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Ponorogo, Heru Budi Santoso.

Ramalan kerugian tersebut diperkirakan karena adanya BBM yang naik. Sementara untuk alat-alat untuk perbaikan lift tersebut, mengimpor dari luar negeri. Dirinya akhirnya rekanan pemenang tender itu mengundurkan diri, sebab juga belum ada penandatanganan kontrak. “Kebetulan rekanan yang menang tender ini juga belum melakukan tanda tangan kontrak,” katanya.

Heru menyebut untuk pemenang cadangan urutan kedua dan ketiga pun juga mengundurkan diri. Alasannya pun sama dengan pemenang tender yang pertama. Dengan pengunduran diri pemenang lelang tersebut, pihak unit layanan pengadaan ( ULP) melakukan tender ulang.

Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menganggarkan Rp 1,2 miliar untuk pergantian lift tahun 2022 ini. “Kerusakan lift ini sudah setahun lebih, anggaran perbaikan tahun 2022 ini sebanyak Rp 1,2 miliar,” ungkapnya.

Meski satu lift lagi masih berfungsi, nantinya perbaikannya dengan mengganti lift baru untuk 2 lift. Untuk saat ini, lift satunya berfungsi untuk digunakan naik turun dari lantai 1 hingga 8 setiap harinya. Dirinya pun mengeluarkan anggaran tiap tahun untuk pemeliharaan lift tersebut.

Pihaknya menyebut nantinya akan ada pemenang tender dan bisa mengerjakan dengan anggaran Rp 1,2 miliar itu. “Kalau terpaksa tahun ini tidak ada pemenang, maka tahun depan akan dilelang dengan tambahan anggaran disesuaikan dengan harga yang saat ini,” pungkasnya. [end/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev