Politik Pemerintahan

Perbaikan Jembatan Glendeng, Pemkab Tuban Siapkan Rp 10 Miliar

Kondisi Jembatan Glendeng, Desa Simo, Kecamatan Soko, Tuban yang mengalami ambles akibat longsor.

Tuban (beritajatim.com) – Sampai dengan saat ini kondisi Jembatan Glendeng, Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang merupakan jembatan penghubung antara Tuban-Bojonegoro yang mengalami longsor sejak bulan November 2020, belum juga diperbaiki, Kamis (29/4/2021).

Namun, sebagai persiapan untuk perbaikan jembatan akses penghubung dua kabupten yang tiang peyangganya mengalami ambles itu, Pemkab Tuban telah menyiapkan anggaran miliaran rupiah. Tetapi, saat ini masih menunggu proses perencanaan dari tim ahli untuk gambaran jembatan tersebut.

Setelah kondisi tiangnya mengalami ambles akibat sayap jembatan itu mengalami longsor membuat jembatan tersebut masih ditutup totol untuk mobil. Sampai saat ini jembatan penyeberangan Bengawan Solo tersebut hanya dibuka untuk akses kendaraan roda dua.

Terkait dengan perbaikan Jembatan Glendeng, Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein menyatakan bahwa saat ini baru masuk dalam tahap perencanaan, yang bekerja dengan salah satu perguruan tinggi yang ada di Jatim.

“Sekarang masih proses perencanaan. Alokasi anggaran yang disiapkan untuk gambar perencanaan di atas Rp 50 juta,” terang Wakil Bupati Tuban yang sudah menjabat dua periode itu.

Setelah perencaaan selesai, Pemkab Tuban menyiapkan anggaran sekitar Rp 10 miliar. Itu mengingat kerusakan jembatan yang dinilai terbilang parah. Anggaran dana tersebut diambilkan dari APBD 2021.

“Kita anggarkan perkiraan Rp 10 miliar, tapi pengerjaan proyek belum, karena masih menunggu perencanaan gambar atau desain dulu. Nunggu jadinya gambar dulu. Gambarnya apa, pakai besi apa, kedalaman berapa, itu belum siap,” sambung Noor Nahar Hussein. [mut/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar