Politik Pemerintahan

Penyertaan Modal Rp 25 M untuk Perumdam Dibatalkan

Bupati Hendy Siswanto dan pimpinan DPRD Jember menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021. [Foto: Istimewa]

Jember (beritajatim.com) – Rencana anggaran penyertaan modal sebesar Rp 25 miliar untuk Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pendalungan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2021 dibatalkan.

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga mendapat tambahan anggaran Rp 20 miliar, yang merupakan pergeseran dari penyertaan modal di Perumdam. Hal ini sesuai dengan hasil penyelarasan KUA-PPAS antara Badan Anggaran DPRD Jember dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah. Alokasi penyertaan modal tersebut akan dialihkan untuk sejumlah program, di antaranya perbaikan kantor Dinas Lingkungan Hidup Jember.

“Kantor Dinas Lingkungan Hidup kurang representatif. Ada rencana mengalihkan, tapi setelah disurvei, ternyata kantor yang akan ditempati di depan kantor Badan Kesatuan Bangsa kurang representatif juga, sehingga perlu renovasi,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, Sabtu (3/4/2021).

Alokasi anggaran lain yang disepakati Badan Anggaran dan Tim Anggaran adalah pengadaan baju dinas sebesar Rp 9,8 miliar. “Selama empat tahun, aparatur sipil negara tidak pernah mendapatkan baju dinas. Yang dianggarkan adalah pakaian dinas harian batik,” kata Halim.

Bupati Hendy Siswanto dan pimpinan DPRD Jember menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021, di gedung parlemen, Sabtu (3/4/2021). Setelah kesepakatan ini, maka eksekutif dan legislatif akan membahas Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2021. [wir/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar