Politik Pemerintahan

Penyaluran JPS Gresik Dimonitoring Wabup M Qosim

Gresik (beritajatim.com) – Penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang bersumber dari dana APBD Gresik dimonitoring langsung oleh Wabup M.Qosim.

Ada lima desa yang dimonitoring. Di antaranya Desa Kambingan, Ngabetan, Desa Betiting, dan Desa Kandangan.

M.Qosim mengatakan, monitoring ini dilaksanakan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial senilai Rp 600 ribu dari APBD Kabupaten Gresik berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami terus mobile memonitoring penyaluran bantuan sosial melalui JPS. Monitoring ini untuk memastikan penyaluran berjalan lancar,” katanya, Sabtu (1/08/2020).

Ia menambahkan, seluruh penyelenggara yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini harus kerja keras. Dirinya, senang lantaran stakeholder di tingkat kecamatan dan tingkat desa sangat aktif melaksanakan pemantauan demi kelancaran penyaluran JPS ini.

“Penyaluran bantuan berjalan lancar tanpa hambatan. Kalau ada masalah, harus segera kami selesaikan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” imbuhnya.

Selain memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran. M. Qosim juga memberikan sosialisasi agar mekanisme JPS dipahami dan diterima masyarakat.

“Bantuan sosial untuk warga terdampak Covid-19 macamnya banyak. Ada bansos tunai Kemensos RI, BPNT, PKH serta Jaring Pengaman Sosial,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, warga yang terdampak Covid-19 juga mendapat bantuan sembako dari provinsi. Sembako dari kabupaten, ada bansos dana desa Rp 600 ribu, ada JPS yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Gresik Rp 600 ribu.

“Setiap penerima tidak boleh dobel. Kalaupun ada yang belum menerima dan belum terdata serta layak untuk dibantu. Insya Allah dari kepala desa, babinsa dan bhabinkamtibmas akan mencatat dan memperjuangkan,” tandas M.Qosim. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar