Politik Pemerintahan

Penyaluran CSR, Pemkab Bojonegoro Tegaskan Tidak Ada Kerjasama dengan Sahabat Anna

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Masirin menegaskan tidak pernah bekerjasama dengan pihak ketiga yang bernama Sahabat Anna untuk membagikan CSR untuk program pengembangan bidang keagamaan.

“Pemkab Bojonegoro tidak pernah melakukan kerjasama dengan pihak Sahabat Anna untuk penyaluran CSR, tapi kalau dari CSR perusahaan lain kami kurang tahu,” ujarnya, Senin (7/12/2020).

Selain itu, lanjut Masirin, pihaknya juga tidak mengetahui pihak ketiga yang menyebut sebagai lembaga bernama Sahabat Anna. Hanya saja, pihaknya kemarin mendapat aduan dari masyarakat bahwa ada pihak yang menyebut Sahabat Anna sedang mengembangkan program CSR bidang keagamaan. “Dari laporan yang masuk dari salah seorang warga, untuk mendapat bantuan tersebut diminta biaya registrasi,” ungkap Masirin.

Salah seorang warga yang mengadu dan tidak mau disebutkan namanya mengaku, saat itu pihak keluarganya ditawari oleh seseorang yang mengaku dari Sahabat Anna dan menawarkan adanya bantuan CSR untuk peningkatan bidang keagamaan Islam yang meliputi pondok dan madrasah. “Setelah saya konfirmasi ke Pemkab, yang bersangkutan kemudian memberi tahu katanya memang murni dari swasta dan tidak ada kaitannya dengan Pemkab,” ungkapnya.

Awalnya dia merasa curiga karena dalam penyaluran CSR itu harus membayar biaya administrasi. Sehingga pihaknya berusaha melakukan konfirmasi kepada Pemkab Bojonegoro. Sedikitnya sudah ada 24 lembaga yang dinyatakan lolos pengajuan proosal dan rencananya akan dijadwalkan bertemu untuk pencairan program bersama Sahabat Anna. [lus/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar