Politik Pemerintahan

Penyaluran BPNT di Gresik Sedikit Ada Perubahan

Gresik (beritajatim.com) – Penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kabupaten Gresik, mulai sedikit ada perubahan. Bantuan yang diterima oleh keluarga penerima manfaat atau KPM ada tambahan meski masih kecil.

Salah satu KPM di wilayah Kecamatan Kebomas, AL menuturkan, di bulan Juli 2020 dirinya menerima dua karung beras. “Masing-masing beras isinya 10 kilogram. Sedangkan untuk komoditi lain sama bulan sebelumnya. Yakni, telur 1 kilogram, daging 1/4 kilo, serta kentang dan jeruk,” katanya, Kamis (23/7/2020).

AL tidak tahu apakah itu bantuan tambahan dari BPNT, atau bantuan dari lainnya. “Saya berhatap bulan berikutnya tetap sama seharga Rp 200 ribu. Baik kualitas maupun kuantitas. Sebab sebelumnya, indikasi pengurangan bantuan sembako itu disinyalir berkisar Rp 30-40 ribu,” paparnya.

Terkait dengan itu, penyaluran BPNT di beberapa wilayah di bulan Juli 2020 masih sama. Di Kecamatan Duduksampeyan kualitas dan kuantitas masih sama dengan bulan Juni 2020. Hal yang sama di Kecamatan Ujungpangkah, Manyar, Sidayu, Kedamean, Balongpanggang juga demikian. Malah ada yang belum menyalurkan seperti kecamatan Cerme.

Sebelumnya, penyaluran BPNT di Gresik ini mendapat atensi sejumlah pihak. Termasuk Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim. Hingga sempat dievaluasi Dinas Sosial (Dinsos) Pemprov Jatim.

“Ayolah mekanismesnya disesuaikan dengan aturan. Ojo sak karep-karepe dewe. Kalau begitu nanti yang dirugikan masyarakat lagi,” ujar Kadinsos Jatim Alwi setelah rapat beberapa waktu lalu di Pendopo Kabupaten Gresik. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar