Politik Pemerintahan

Penuhi Kebutuhan Warga, Pemkot Mojokerto Dirikan Dapur Umum

Mojokerto (beritajatim.com) – Dapur Umum (DU) didirikan di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mojokerto sejak, Selasa (15/6/2021) sore. Pendirian DU oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga Lingkungan Sidomulyo, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Person In Charge (PIC) Komunikasi Publik Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, petugas di DU menyiapkan makanan untuk warga Lingkungan Sidomulyo tiga kali sehari. “Warga yang tinggal di Lingkungan Sidomulyo, menerima makanan dari DU tiga kali sehari,” ungkapnya, Kamis (18/6/2021).

Masih kata Gaguk, dalam sekali masak petugas menyiapkan 55 porsi yang dibagikan kepada warga. Namun jumlah tersebut dinamis, menurutnya bisa bertambah atau berkurang melihat situasi di lapangan termasuk juga berapa lama DU akan disiagakan di Dinsos Kota Mojokerto.

“Jumlahnya dinamis, bisa bertambah dan berkurang, melihat situasi. Teknisnya ada tim yang dibantu Tim Tagana disesuaikan dengan kondisi rumah masing-masing, ya bisa dimasukkan lewat pagar dan diambil sendiri sendiri. Atau langsung diberikan kepada warga,” katanya.

Menurutnya, karena Lingkungan Sidomulyo diberlakukan lockdown sehingga warga di lingkungan tersebut tidak bisa bebas keluar masuk. Namun Pemkot Mojokerto menjamin kebutuhan warga akan difasilitasi karena selain dijaga TNI/Polri dan Satpol PP juga bekerja sama dengan perangkat desa.

“Tidak bisa, di sana ada petugas yang menjaga dan perangkat desa juga membantu komunikasi dengan mereka. Kalau ada hal yang sifatnya darurat, nanti pasti akan terfasilitasi. Pemberlakuan lockdown ini juga melihat situasi di lapangan,” jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 96 orang warga Lingkungan Sidomulyo Gg 3 dan Gg 4 Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto dilakukan tracing. Dari 96 orang warga tersebut, sebanyak 50 orang warga dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Tracing dilakukan sekaligus untuk menganalisa warga terkait kronologi atas terpaparnya warga di Lingkungan Sidomulyo. Pemerintah Kota Mojokerto masih menunggu perkembangan dari tim yang melakukan tracing.

Sebanyak 50 orang yang dinyatakan positif tersebut terdiri dari 44 orang positif berdasarkan PCR dan 6 orang positif berdasarkan rapid antigen. Sebanyak 50 orang tersebut langsung dilakukan isolasi di dua tempat berbeda. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar