Politik Pemerintahan

Penobatan Raden Praseno sebagai Raja Madura, Cikal Bakal Hari Jadi Kabupaten Sampang

SK Bupati tentang Hari Jadi Kabupaten Sampang 2020

Sampang (beritajatim.com) – Sesuai surat keputusan Bupati Hari Jadi Kabupaten (Harjad) Sampang, jatuh pada tanggal 23 Desember 2020. Penentuan waktu beserta serangkaian kegiatan hari jadi kota Bahari tersebut, telah melalui kajian dan persetujuan DPRD setempat.

“Setiap tahun, Harjad Kabupaten Sampang, maju 14 hari ke depan, dan sesuai SK Bupati, tanggal yang disepakati itu sesuai dengan 12 Robiul Awal 1624 Hijriyah,” terang, Imam Sanusi Kepala Disporabupar Sampang, Jumat (7/8/2020).

Imam mantan kepala BPBD tersebut menjelaskan, Harjad Sampang berdasarkan sejarah yaitu bersamaan dengan penobatan Raden Praseno sebagai Cakraningrat 1 atau Raja Madura Barat.

“Pusat pemerintahan Madura barat ini ada di Kabupaten Sampang. Sayangnya, Raden Praseno setelah dinobatkan sebagai Cakraningrat kemudian berangkat ke Yogjakarta dan menetap di sana. Sebab, beliau juga punya jabatan lain di kerajaan Mataram sebagai Panglima Perang,” imbuhnya.

Siapa yang mengisi jabatan Raja Madura barat setelah ditinggal oleh Raden Praseno pindah ke Mataram? Imam mengatakan bahwa untuk mengisi kekosongan kala itu ditunjuklah Pangeran Santomerto.

“Kalau diibaratkan zaman sekarang, Plh jabatanya Raja diberikan kepada Pangeran Santomerto,” jelasnya.

Sekadar diketahui, Harjat Kabupaten Sampang Tahun 2020 ini, puncak kegiatan yakni mengelar ziarah ke makam Ratoh Ebuh yang ada di Dusun Madegen, Kelurahan Polagan. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar