Politik Pemerintahan

Pengusaha dan Tomas Sampang Ancam Aksi Turun Jalan, Ini Penyebabnya

Sampang (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang mengaku siap secara finansial dan mempunyai pendukung untuk menjadi bakal calon sebagai peserta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) seretak di Kabupaten Sampang, Madura, diantaranya H. Rudi Efendi dari Desa Tragih, Kecamatan Robatal, H. Ahmadi Faisol dari Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Halili dari Desa Poreh, Kecamatan Tambelangan dan H. Rosidi, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, mendatanggi komisi I DPRD setempat guna menanyakan kapan pelaksanaan Pilkades seretak digelar.

Pasalnya, para warga yang telah siap menjadi bakal calon peserta Pilkades tersebut telah didesak oleh pendukungnya.

“Saya pusing ditanya masyarakat dan pendukung, kapan Pilkades ini dilaksanakan, ditunda atau tetap sesuai dengan jadwalnya,” kata Rudi Efendi warga Robatal, Senin (21/6/2021) malam.

Rudi juga menegaskan, keinginan para warga yang mengaku siap bertarung di politik tingkat desa ini berharap pelaksanaan Pilkades seretak di Kabupaten Sampang, digelar 2021.

“Keinginan kami tetap dilaksanakan tahun ini,” tegasnya.

Lain lagi komentar yang dilontarkan oleh H.Ahmadi Faisol pecinta kerapan asal Desa Torjun akan tetap memperjuangkan pelaksanaan Pilkades serentak dilaksanakan tahun ini. “Di bawah sebenarnya tidak kondusif, jadwal Pilkades seretak ini menjadi bola liar di kalangan masyarakat. Kami khawatir ini bisa menjadi bom waktu yang berdampak pada kondusifitas keamanan di tangah pandemi,” tegasnya.

Sementara itu, Hasim pengusaha asal Desa Gulbung, Kecamatan Pengaregan yang juga mengaku berkeinginan untuk menjadi Kepala Desa (Kades) akan melakukan aksi turun jalan jika pelaksanaan Pilkades tidak jelas.

“Kita akan melakukan aksi turun jalan jika pelaksanaan Pilkades seretak tidak jelas,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, berjanji akan mensosialisasikan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pilkades tanggal 17 Juni 2021 kemarin usai rapat dengan komisi I DPRD beberapa waktu lalu. Tetapi, sampai saat ini Perbup tersebut belum juga disosialisasikan.[sar/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar