Politik Pemerintahan

Pengurus DPP dan DPW Partai NasDem Jatim Ziarah Tiga Ponpes di Jombang

Surabaya (beritajatim.com) – Rombongan pengurus DPP Partai NasDem dan DPW Partai NasDem Jatim melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus ziarah ke makam di tiga ponpes di Jombang, Sabtu (8/2/2020). Rombongan bersilaturahmi ke Ponpes Tebuireng Jombang, Ponpes Mamba’ul Ma’arif (Pondok Denanyar Jombang) dan Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Tampak dalam rombongan adalah Ketua DPP Partai NasDem Hasan Aminuddin, Ketua DPP Partai NasDem Bidang Media dan Komunikasi Publik Charles Meikyansah, Ketua DPW Partai NasDem Jatim Sri Sajekti Sudjunadi dan beberapa pengurus DPP seperti Farhan, Dossy Iskandar, Kurtubi, Lathifa Anshori, Sri Unggul Azul Sjafrie dan Wulansari.

Dalam kesempatan kunjungan silaturahmi itu, rombongan berziarah ke makam KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) yang meninggal pada Minggu (2/2/2020) lalu dan makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Hal ini dilakukan untuk mendoakan tokoh nasional tersebut sekaligus menjalin silaturahmi dengan keluarga besar KH Hasyim Asy’ari.

Ketua DPP Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem,Charles Meikyansah kepada wartawan di Ponpes Tebuireng Jombang mengatakan, Gus Sholah merupakan sosok intelektual dan juga ulama serta budayawan. “Kami mengaku sangat kehilangan tokoh yang selalu memikirkan bagaimana pendidikan nasional dan tingkat bawah sampai tingkat perguruan tinggi ini Gus Sholah punya konsep di bidang tersebut. Sepeninggal Gus Sholah, saya yakin Tebuireng akan tetap berjaya,” katanya.

Menurut dia, Gus Sholah adalah sosok yang menjunjung pluralisme. “Tidak hanya di orang-orang yang beragama Islam, tapi juga menaungi orang-orang yang di luar agama Islam. Sikap Gus Sholah tersebut sama persis dengan Gus Dur. Satu hal dari Gus Sholah ini adalah ketekunan beliau dalam bidang pendidikan. Beliau juga menginspirasi para milenial bahwa mereka harus bekerja keras, konsisten dan tidak lupa dengan nilai-nilai keagamaan,” tuturnya.

Charles memastikan, Ponpes Tebuireng tidak akan kehilangan tokoh-tokoh yang mampu mengelola ponpes ini dengan baik. Semuanya sudah dipersiapkan oleh pihak keluarga Ponpes Tebuireng. “Dari apa yang disampaikan Gus Kikin (pengasuh ponpes KH Abdul Hakim Mahfudz), semua sudah dipersiapkan. Jadi, kami yakinTebuireng ke depan, sepeninggal Gus Sholah akan tetap berjaya dan mengembangkan nilai-nilai pendidikan, moral dan kebangsaan,” pungkasnya. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar