Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pengurus Baru Badan Musyawarah Antar Gereja Banyuwangi Dilantik

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri pelantikan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2022-2027 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri pelantikan Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Banyuwangi masa bakti 2022-2027 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Ipuk mengajak para pengurus baru untuk menjadi bagian dalam merajut harmoni di daerah ujung timur Jawa itu.

“Banyuwangi ini merupakan daerah yang majemuk. Multi agama, suku dan ras. Realitas ini harus kita jaga bersama. Harmoni harus terjalin di antara kita semua untuk membawa Banyuwangi bangkit dari dampak pandemi, membawa Banyuwangi rebound,” ungkap Ipuk.

“Banyuwangi Rebound” sendiri adalah gerakan bersama berbagai elemen di kabupaten tersebut untuk bangkit dari pandemi.

Umat Kristen di Banyuwangi dengan institusi gereja yang tersebar di berbagai pelosok, imbuh Ipuk, bisa menjadi rebound center untuk merajut harmoni tersebut. “Di gereja-gereja bisa kita jadikan rebound center untuk menyampaikan kepada umat tentang pentingnya harmoni di tengah masyarakat, juga pentingnya kepedulian dan saling bantu sesama warga,” terangnya.

Lebih jauh Ipuk menjelaskan tentang Banyuwangi Rebound. Gerakan baru Pemkab Banyuwangi itu melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk melompat bersama menghadapi beragam tantangan. Mulai dari menangani pandemi Covid-19, memulihkan ekonomi dan merajut harmoni itu sendiri.

“Untuk memastikan Banyuwangi Rebound ini berhasil, indikator utamanya adalah keterlibatan semua pihak. Tak terkecuali umat Kristiani dan seluruh gereja di Banyuwangi,” tegas Ipuk.

Sementara itu, Ketua BAMAG Jawa Timur Pendeta Timotius Kabul mengapresiasi Bupati Ipuk. Ia menilai bupati perempuan tersebut mampu menjadi pengayom atas kemajemukan rakyatnya. “Kami bersyukur Pemkab Banyuwangi sangat memperhatikan umat kami. Kita hidup sebagai keluarga besar, menjaga kerukunan, kebersamaan, kesejahteraan dan saling menghargai. Ini berkah buat kita semua,” tandas Pendeta Timotius.

Pendeta Timotius ke depan, juga mengharapkan dukungan dari pemda. “Banyuwangi ditunjuk menjadi tuan rumah musyawarah kerja daerah (muskerda) BAMAG Jatim bulan September mendatang. Harapan saya, ini bisa terlaksana dengan baik dan mendapatkan support dari Pemkab Banyuwangi,” ujarnya.

Ketua BAMAG Banyuwangi, Pendeta Anang Sugeng Sulistyanto mengakui, selama ini, BAMAG terus membangun sinergi yang baik dengan pemerintah daerah. “Harapan kami ke depan bisa terus bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi supaya bisa sama-sama menyukseskan pembangunan Banyuwangi,” pungkasnya. (rin/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar