Politik Pemerintahan

Penghuni Rumdin di Sampang Harus Teken Surat Bermaterai

Sekda Sampang Yuliadi Setiawan

Sampang (beritajatim.com) – Sejumlah penghuni rumdin (rumah dinas) yang didominasi oleh guru berstatus PNS, harus membuat surat pernyataan bermaterai bahwa bersedia dan sanggup mengosongkan rumah apabila sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pemerintah.

Penandatanganan itu dilakukan lantaran belasan rumah dinas (rumdis) di sepajang jalan Syamsul Arifin Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, akan digunakan untuk pengembangan kawasan perekonomian.

“Karena lokasinya akan digunakan untuk perluasan kawasan ekonomi,” terang Yuliadi Setiawan, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang, Rabu (23/12/2020).

Pria yang akrab disapa Wawan ini juga menegaskan akan memberikan perpanjangan waktu kepada para penghuni, agar dapat mencari tempat tinggal baru. “Tentunya setelah ada surat pemberitahuan batas waktu pengosongan dari pemerintah daerah,” tegasnya.

Terpisah, Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) setempat H. Nor Alam menjelaskan, perpanjangan waktu untuk pengosongan rumdin tersebut dilakukan sampai Pemkab Sampang membutuhkan. Namun kapan akan dibutuhkan pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti. “Sebulan sebelum itu kami akan edarkan surat pemberitahuan terlebih dahulu,” pungkasnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar