Politik Pemerintahan

Diskusi Publik Universitas Jember - PWI

Pengembangan Wisata Jember Butuh Perda Rencana Detail Tata Ruang

Ahmad Halim (putih)

Jember (beritajatim.com) – Kabupaten Jember, Jawa Timur, membutuhkan Peraturan Daerah Rencana Detail Tata Ruang untuk bisa mengembangkan destinasi wisata lebih maksimal. Perda ini belum juga diserahkan oleh pemerintah daerah kepada DPRD Jember untuk dibahas bersama.

“Kalau sudah ada RDTR, ada kawasan khusus wisata. Nanti akan ada pemetaan. Yang berkembang di Jember ini justru (yang dikelola) kelompok swasta. Berjalan sendiri,” kata Wakil Ketua DPRD Jember Ahmad Halim, dalam diskusi publik mengenai pariwisata dan kebudayaan yang digelar Universitas Jember dan Persatuan Wartawan Indonesia, di Taman Botani Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (22/10/2019).

Halim pernah menjabat ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia di Jember. “Konsep sport tourism sudah ada semua. Misalkan di kawasan Rembangan kami adakan even olahraga down hill. Kita menghasilkan atlet juara nasional. Golf mungkin olahraga elite. Tapi (biaya golf) di Jember paling murah. Bayangkan kalau dikelola benar,” katanya.

Halim membayangkan lapangan golf Glantangan dilengkapi fasilitas akses hotel terdekat. “Tentu perlu pembicaraan PTPN (PT Perkebunan Nusantara) dengan Pemkab Jember. Ini kan juga salah satu potensi. Tapi semuanya itu ada pada eksekutif, bupati. Kami hanya bisa mendorong,” katanya.

Hal senada dilontarkan Tatin Indrayani, anggota Komisi B DPRD Jember dari Fraksi Kebangkitan Bangsa. “Kita butuh sinergi dan harmonisasi. Pariwisata tidak bisa berdiri sendiri. Lebih maksimal, kita harus ada sinergi. Kita garis bawahi dalam pariwisata ada sumber daya alam, budaya, literasi, dan reliji. Mudah-mudahan orang Jember dan Pemab tidak lupa bahwa Jember kota reliji,” katanya/

“Kami dari FKB memperjuangkan pariwisata reliji. Kita punya potensi wisata. Kenapa di Jember tidak dikuatkan, karena pariwisata tidak hanya potensi sumber daya alam. Ujung tombaknya di RDTR. Kami siap mengawal. RDTR bereskan dulu. Ini jadi pekerjaan rumah besar,” kata Tatin. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar