Politik Pemerintahan

Pengangguran dan PHK di Jatim Terendah, Gubenur Tetap Ingatkan 3M

Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal Maret 2020, membuat angka pengangguran dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) meningkat. Namun Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut, angka pengangguran dan PHK di Jawa Timur terendah dibanding dengan provinsi lain di Pulau Jawa.

Ini disampaikan saat meresmikan Masjid Agung Al Fattah Kota Mojokerto, Minggu (8/11/2020). “Dampak Covid-19 di seluruh dunia masih terasa, ekonomi kontraksi, PHK bertambah, tingkat pengangguran bertambah. Alhamdulillah se-Jawa, PHK terendah di Jawa Timur, pengangguran terendah,” ungkapnya.

Meski diakui mantan Menteri Sosial RI, sektor ekonomi memang mengalami kontraksi, namun Jawa Timur terendah dibanding di provinsi di Pulau Jawa lain. Gubenur menyimpulkan, warga di Jawa Timur rajin berikhtiar serta taat terhadap protokol kesehatan yang dihimbau oleh pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19.

“Kesimpulannya, warga Jatim sregep, kerja keras karena sama-sama ikhtiar duniawi. Panjenangan tetap pakai masker, jaga jarak aman, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun berbusa. Semoga kita semua diberikan kesehatan karena kita tidak tahu Covid-19 belum bisa dipastikan berhenti penyebaran dan kapan akan berakhir,” katanya.

Gubenur menambahkan, mulai 1 November 2020 Saudi Arabia mulai membuka umroh. Namun masih terbatas karena ada hal-hal yang harus dilakukan secara mendalam. Di Indonesia sendiri, Gubenur menyebut, saat akan menggelar sholat sebelumnya pandemi akan diingatkan untuk merapatkan shof. Namun saat pandemi melanda, justru shof dilonggarkan.

“Ini rumah Allah (masjid, red) kita bangun kehidupan sebaik mungkin untuk urusan dunia dan akherat. Covid-19 yang terjadi sejak akhir Maret 2020, tidak ada negara di dunia yang pernah pengalaman menganggani Covid dengan baik sehingga menjadi kewajiban kita semua untuk menekan angka penyebaran,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar