Politik Pemerintahan

Pengamat: Musda Demokrat Jatim Layak Dipercepat

Surabaya (beritajatim.com) – Kabar penundaan jadwal Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat (PD) Jawa Timur nampaknya cukup mengagetkan publik. Terlebih, sejumlah DPC PD kabupaten/kota sudah mulai berani menyatakan dukungan terhadap bakal calon yang digadang-gadang memimpin Partai Demokrat Jatim lima tahun ke depan.

Pengamat komunikasi politik dari Unair Surabaya, Suko Widodo menyatakan bahwa penundaan secara tiba-tiba Musda Partai Demokrat Jatim itu merupakan keputusan yang kurang tepat.

Mengingat, saat inilah momentum yang baik, karena demokrat tengah menjadi perhatian publik sejak munculnya dugaan adanya gerakan kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Menurut saya justru sekarang ini momentum yang tepat untuk menggelar Musda. Sebaliknya, kalau ditunda saya khawatir justru muncul isu kontrapoduktif dan Musda tidak berjalan secara alamiah,” kata Suko Widodo, Senin (15/2/2021).

Suko menegaskan, proses alami dalam iklim demokrasi adalah pemimpin itu lahir dari bawah (bottom up) atau sesuai pilihan warga (DPC) dan tidak ada rekayasa top down (penunjukan dari atas). “Tokoh muda Partai Demokrat yang banyak dibicarakan yakni Bayu Airlangga saya kira layak memimpin Demokrat Jatim, termasuk juga Emil Dardak. Soal siapa yang dipilih, itu serahkan warga demokrat, karena pilihannya bebas,” terang akademisi murah senyum ini.

Pertimbangan lainnya, lanjut Suko, Pemilu 2024 sudah cukup dekat, sehingga perlu dipersiapkan dengan baik agar Partai Demokrat bisa kembali berjaya baik di tingkat Jawa Timur maupun nasional. “Mempertahankan kemenangan itu lebih berat daripada meraih kemenangan. Peluang Demokrat berjaya kembali saya kira cukup besar,” imbuhnya.

Soal adanya dukungan terhadap Bayu Airlangga oleh 29 DPC Partai Demokrat se-Jatim, Suko mengatakan surat-surat dukungan tersebut menunjukkan di Demokrat muncul iklim demokrasi. “Tak ada rekayasa apapun dan perintah dari DPP,” jelasnya.

Sekedar diketahui, pasca muncul dukungan 29 DPC Partai Demokrat kabupaten/kota di Jatim kepada Bayu Airlangga (Sekretaris DPD PD Jatim), tiba-tiba Bendahara Umum DPP PD memutuskan jadwal Musda VI PD Jatim ditunda pada akhir tahun 2021 mendatang.

Di antara pertimbangan penundaan Musda itu adalah DPP partai berlambang segitiga mercy sedang banyak kegiatan yang perlu diprioritaskan dan urgent. Seperti banyaknya bencana di berbagai daerah, sehingga kemungkinan diundur pada September 2021 atau bersamaan dengan ultah partai. (tok/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar