Politik Pemerintahan

Debat Pilpres I

Pengamat Medsos Minta KPU Tambah Tata Tertib Tidak Phubbing

Jakarta -(beritajatim.com) – Debat pertama Pilpres 2019 dirusak beberapa orang yang asyik bermain HP di studio debat.

Pengamat media dan politik dari Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi, Hariqo Wibawa Satria mengatakan, siaran langsung debat Pilres dirusak elit politik yang bermain HP.

Di luar sana, sudah lama ada kampanye stop phubbing atau ajak berhenti bermain HP pada waktu tertentu. Phubbing sendiri diartikan the act of snubbing someone in a social setting by looking at your phone instead of paying attention

“Phubbing telah merusak kumpul keluarga, idul fitri, reuni sekolah, banyak acara live di televisi dan sekarang debat Pilpres. Stop phubbing di debat kedua yah,” ujar Hariqo di Depok, 19 April 2019.

Hariqo menyarankan agar tata tertib debat Pilpres ditambah untuk pendukung pasangan calon yang hadir di studio, yaitu larangan bermain HP selama debat berlangsung.

Sebagaimana diketahui, sejauh ini panitia debat Pilpres hanya punya tata tertib untuk pendukung pasangan calon: 1) Pendukung tidak melontarkan yel-yel atau teriakan selama acara debat berlangsung. 2) Pendukung tidak memprovokasi pasangan calon maupun pendukung pasangan calon lain. 3) Panitia berhak memperingatkan dan mengambil tindakan kepada pendukung yang dianggap tidak mematuhi tata tertib.

“Bukan hanya acara debat Pilpres, pada acara-acara lainnya juga sering terjadi. Bahkan dalam acara kenegaraan masih sering kita melihat orang-orang sibuk bermain HP. Perilaku ini tidak mendidik dan terjadi di saat para guru dan orangtua terus membujuk anaknya untuk tidak bermain HP,” jelas Hariqo Wibawa Satria dalam kterangan tertulis, Minggu (20/1/2019).[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar