Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pengamat: AHY Jangan Salah Pilih Ketua Demokrat Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diminta tidak salah memilih Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur hasil Musyawarah Daerah (Musda) VI. Ketua DPD Partai Demokrat Jatim harus benar-benar loyal kepada AHY.

Pengamat politik sekaligus Dekan FISIP Universitas Brawijaya Malang, Dr Sholih Muadi, SH MSi mengatakan, bahwa ada beberapa hal yang harus dicermati, terkait pelaksanaan Musda Demokrat Jatim pada 20 Januari 2022.

“Musda VI Demokrat Jatim sudah menerapkan model baru di bawah kepemimpinan Ketum AHY,” ujar Sholih, Senin (24/1/2022).

Lebih lanjut Sholih menerangkan bahwa dalam Musda VI, hanya mengusulkan calon ketua yang mengantongi syarat minimal dukungan 20 persen hak pemilik suara atau delapan DPC di Jatim. “Selanjutnya, DPP yakni Ketum, Sekjen dan Ketua BPOKK, mengadakan fit and proper test untuk menentukan siapa yang layak dan pantas memimpin Partai Demokrat di Jatim. Tentu ini sangat baik, dengan mengutamakan kepentingan partai tentunya,” terangnya.

Mengenai dua kandidat yang maju, mendaftar dan diusulkan pada Musda, yakni Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Elestianto Dardak dan Plt Sekretaris Bayu Airlangga, dia menilai bahwa keduanya punya jabatan sebagai pengurus. Namun, ada nilai lebih yang dimiliki Emil.

Secara politik, khalayak umum khususnya warga Jatim sudah mengenalnya pernah menjabat Bupati Trenggalek dan saat ini menjadi Wagub Jatim. “Notabene juga diusung Partai Demokrat, tentu pengalamannya di birokrasi tidak diragukan lagi. Ditambah sosok Emil Dardak dari sisi akademisi, lulusan Oxford dan di usia belia 22 tahun sudah mendapatkan gelar doktor,” tandas Sholih.

Sholih mewarning AHY selaku Ketum Partai Demokrat, harus lebih cermat menentukan pimpinan Partai Demokrat Jatim. Sebab, Jatim merupakan salah satu lumbung suara Partai Demokrat. “Jangan sampai pada perhelatan politik ke depan, suara Partai Demokrat di Jatim malah berkurang, baik DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota,” jelasnya.

Dia menambahkan, penting bagi AHY dalam menentukan orang-orang yang memimpin partai baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. “Harus benar-benar loyal terhadap Ketum AHY, demi kepentingan partai,” pungkasnya. (tok/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar