Politik Pemerintahan

Penetapan 45 Legislator Pamekasan Tunggu Putusan MK

Pamekasan (beritajatim.com) – Penetapan 45 anggota DPRD Pamekasan, Periode 2019-2024, masih menunggu Keputusan Sidang Perkara Perselisihan Hasil Pemilu (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, dalam beberapa hari kedepan.

Penundaan tersebut akibat adanya gugatan dari sejumlah partai politik (parpol) peserta pemilu, khususnya seputar hasil pemilihan legislatif alias pileg 2019. Padahal seyogyanya, penetapan tersebut dilakukan sesuai jadwal per hari ini, Kamis (4/7/2019).

“Jadi untuk penetapan anggota DPRD Pamekasan, Periode 2019-2024. Ditunda hingga ada keputusan incrah (ketetapan hukum) atas PHPU yang diajukan sejumlah partai politik peserta pemilu,” kata Komisioner KPU Pamekasan, Moh Amiruddin.

Dengan kondisi tersebut, jadwal penetapan dipastikan molor dan tidak sesuai dengan jadwal sebelumnya yang sudah ditetapkan. “Berdasar informasi yang kami terima, jadwal sidang di MK untuk Provinsi Jawa Timur, dimulai tanggal 9 Juli 2019. Sementara keputusannya mulai tanggal 6 Sampai 9 Agustus 2019 mendatang,” ungkapnya.

Disinggung soal proses bongkar kotak suara hasil pileg di Gudang Logistik KPU Pamekasan, Jl Pintu Gerbang, Rabu (3/7/2029) kemarin. Pihaknya menegaskan hal itu dilakukan sebagai upaya pembuktian di sidang MK. “Soal itu hanya di fotocopy sebagai alat bukti yang akan kita hadirkan di sidang MK,” tegasnya.

“Jadi soal penetapan anggota DPRD Pamekasan terpilih, tentunya masih menunggu keputusan MK. Insya’ Allah pertengahan Agustus 2019 sudah ada keputusan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, KPU Pamekasan disaksikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan pihak kepolisian, kembali membuka kotak suara hasil Pileg 2019. Khususnya untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Pamekasan dan Tlanakan atas gugatan Partai Golkar.

Selain itu, mereka juga membongkar kotak hasil pemilu untuk Kecamatan Kadur, khususnya untuk Tempat Pemungutan Suara (TPS) 25 dan TPS 26 atas gugatan parpol berlogo Ka’bah, PPP Pamekasan. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar