Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Penerapan Prokes di Arena MTQ Jatim Berlangsung Ketat

Pamekasan (beritajatim.com) – Penerapan protokol kesehatan Coronavirus Disease 2019 pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Timur 2021 di kabupaten Pamekasan, dilakukan secara ketat.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif, sekaligus upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di kabupaten Pamekasan. Sehingga penerapan prokes dilakukan secara ketat di semua arena MTQ Jatim 2021.

Bahkan penerapan prokes Covid-19 tersebut dilakukan sejak awal pelaksanaan ajang empat tahunan, yakni sejak Selasa (2/11/2021) lalu. Terlebih penerapan prokes tersebut akan dilakukan hingga akhir, yakni Kamis (11/11/2021) mendatang.

“Pelaksanaan MTQ Jatim yang diletakkan di kabupaten Pamekasan, berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Terlebih saat ini digelar di tengah pandemi Covid-19, apalagi kita harus menunggu 50 tahun sejak 1971 untuk pelaksanaan MTQ Jatim di Pamekasan,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Jum’at (5/11/2021).

Dari itu pihaknya terus berusaha maksimal agar pelaksanaan MTQ Jatim 2021 berjalan tanpa kendala hingga berakhir, khususnya berkenaan dengan penerapan protokol kesehatan. “Pemerintah disini bekerja ekstra untuk memastikan masing-masing venue aman dan terbebas dari Covid-19,” ungkapnya.

“Bahkan untuk penerapan protokol kesehatan ini, kita laksanakan sejak pembukaan hingga penutupan. Di mana setiap peserta wajib melakukan QR Code yang sudah disiapkan di setiap venue. Bahkan jika tidak melakukan QR Code tidak boleh masuk,” tegasnya.

Penerapan disiplin prokes sengaja dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya dampak negatif atas pelaksanaan MTQ. Sehingga prokes harus direalisasikan selama event berlangsung. “Hal ini kita lakukan demi kebaikan bersama, apalagi kita juga mematok empat target berbeda untuk pelaksanaan MTQ Jatim,” jelasnya.

Sebelumnya Bupati Badrut Tamam juga menyampaikan 4 (empat) target sukses selama pelaksanaan MTQ Jatim 2021 berlangsung, yakni sukses penerapan protokol kesehatan, sukses ekonomi, sukses prestasi hingga sukses membangun atmosfer Qur’ani.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Achmad Marsuki juga memastikan jika pihaknya menempatkan petugas dan penanggung jawab dalam penerapan prokes. “Kami sudah menempatkan petugas, baik sejak penerimaan peserta, pelantikan hakim, pembukaan MTQ, pameran sampai penutupan,” ungkapnya.

Bahkan seluruh peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur,dewan hakim serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan MTQ ini harus dalam kondisi tervaksin dengan menunjukkan bukti atau QR code. Termasuk juga para undangan yang akan masuk lokasi pembukaan dan penutupan MTQ.

“Adapun tim kesehatan ada yang betugas sebagai screening bagi peserta, kemudian juga pengamanan dari segi kesehatannya. Kemudian di tempat pameran juga akan ada gerai vaksinasi,” pungkasnya. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar