Politik Pemerintahan

Penerapan PPKM Mikro di Bangkalan Hanya Empat Kecamatan

Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Bangkalan.

Bangkalan (beritajatim.com) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Bangkalan, hanya diterapkan di empat kecamatan sesuaikan dengan tingginya jumlah kasus penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid 19) di daerah tersebut

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) setempat, Agus Sugianto Zein mengatakan. Penerapan PPKM dimulai sejak 9 hingga 22 Februari 2021 mendatang. Adapun empat kecamatan tersebut Kecamatan Bangkalan, Burneh, Kamal serta Socah. “Ya, penerapan dua minggu. Empat kecamatan itu prioritas karena jumlah kasusnya masih tinggi,” terangnya, Sabtu (13/2/2021).

Lanjut Agus, penerapan tersebut secara teknis akan dilakukan pembatasan ditiap desa. Sehingga, akan memiliki posko dan dapat menangani kasus Covid-19 secara mandiri. “Artinya tiap desa menjadi desa tangguh dan dapat ditangani secara mandiri. Tentu, penanganan tetap melibatkan pemerintah setempat dan tenaga medis di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, adanya pembatasan secara otomatis akan membatasi kegiatan masyarakat dengan kapasitas 50 persen, baik dalam perkantoran, rumah makan, tempat ibadah dan lainnya. Namun, pembatasan ini tak berlaku untuk sektor esensial yang berhubungan dengan kebutuhan pokok masyarakat. “Pembatasan kapasitas 50 persen untuk sekolah, kantor, tempat ibadah, restoran dan lainnya. Sementara untuk kegiatan sosial budaya yang menimbulkan kerumunan, dihentikan,” tandasnya.[sar/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar