Politik Pemerintahan

Pendidikan Agama Dihilangkan, Legalkan LGBT, Jokowi: Itu Berita Hoax

Ngawi (beritajatim.com) – Capres nomor urut 01 melakukan kampanye di GOR Bung Hatta, Ngawi, Selasa (3/4/2019) kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi mengajak para pendukungnya untuk bersama melawan berita hoax. Jokowi mengungkapkan selama ini banyak fitnah yang menyudutkan dirinya dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Dia memberi contoh mengenai isu bahwa pendidikan agama akan ditiadakan jika dirinya kembali memimpin negara ini. Selain itu, perkawinan sejenis atau LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) akan dilegalkan. “Berita itu semuanya adalah hoax, tidak benar,” katanya.

Jokowi merasa perlu meluruskan, karena isu-isu yang ditunjukkan padanya sangat berbahaya. Dan mendekati coblosan ini isu tersebut sangat masif dilancarkan. Selain itu melihat hasil survei yang telah dilakukan pihaknya, ada kurang lebih 9 juta jiwa penduduk Indonesia yang percaya terkait isu tersebut. “Pastinya isu ini masif dihembuskan supaya orang tidak mau memilih saya lagi menjadi presiden, sangat disayangkan,” katanya.

Jokowi menyebut Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Dan tidak mungkin melakukan hal-hal tersebut. “Siapapun presiden yang akan memimpin negara ini tidak akan mungkin melakukan hal itu,” tegasnya.

Dalam kampanyenya di Ngawi, Jokowi didampingi istrinya Iriana Jokowi. Dan juga hadir Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, Ketua PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Pramono Anung dan beberapa tokoh lainnya. [kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar