Politik Pemerintahan

Imbas Pandemi

Pendapatan Sewa Sasana Praja Ponorogo Tak Capai Target

Ponorogo (beritajatim.com) – Hajatan resepsi pernikahan dilarang selama pelaksaanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Ponorogo. Salah satu imbasnya, terjadi pembatalan sewa gedung yang akan digunakan tempat resepsi.

Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Ponorogo Edy Sucipto mengungkapkan, dalam Januari ini, ada empat pembatalan persewaan Gedung Sasana Praja milik Pemkab Ponorogo. “Bulan Januari ini ada 5 pemesan gedung Sasana Praja, namun 4 yang sudah dibatalkan,” kata Edy, Kamis (28/1/2021).

Di situasi pendemi ini, pemohon menyadari adanya pembatalan persewaan gedung. Selain itu pihaknya, kata Edy, menginformasikan sebelumnya jika sewaktu-waktu angka Covid-19 di bumi reyog tinggi bisa dilakukan pembatalan sewa. “Mereka memaklumi, perkembangan Covid-19 di Ponorogo kita update untuk pemesan gedung,” katanya.

Pemesan gedung yang sudah memberikan uang muka atau DP (down payment), harus dibatalkan. Edy meminta pemesan tidak perlu khawatir, uang muka tersebut akan dikembalikan. Akan tetapi, Edy menggarisbawahi bahwa pengembalian sesuai prosedur di bagian keuangan. “Uang muka bisa dikembalikan, namun pengembalian juga sesuai prosedur,” ungkapnya.

Pembatalan demi pembatalan sewa Gedung Sasana Praja, membuat pendapatan dari sektor ini berkurang. Bagaimana tidak, tahun lalu, sebelum pandemi Covid-19, target Penghasilan Asli Daerah (PAD) persewaan Gedung Sasana Praja sekitar Rp 716 juta.

Namun, pandemi yang melanda bumi reyog, membuat Pemkab setempat merevisi target pendapatan sewa gedung tersebut. Yakni di angka Rp 360 juta. “Meski sudah direvisi, target itu juga tidak terpenuhi. Realisasi pemasukan sewa Sasana Praja hingga 31 Desember 2020 hanya Rp 335 juta,” pungkasnya. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar