Politik Pemerintahan

Belum Penuhi Kuota

Pendaftaran Program BPUM di Ponorogo Dibuka Lagi

Ponorogo (beritajatim.com) – Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Mikro (Disperdakum) Ponorogo kembali membuka pendaftaran program bantuan pemerintah untuk usaha mikro (BPUM).

Pada pendaftaran gelombang kedua ini, Ponorogo diberi kuota 50 ribu UMKM. Oleh karena itu, diharapkan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) memanfaatkannya dengan mendaftar program bantuan dari pemerintah tersebut.

“Dibuka lagi pendaftaran gelombang kedua, karena ada tambahan kuota lagi dari Pemerintah Pusat,” kata Kepala Disperdakum Ponorogo Addin Andanawarih, Rabu (14/10/2020).

Pendaftaran dibuka sejak hari Senin (12/10) sampai hari Kamis (15/10). Addin menceritakan jika Pemerintah Pusat menargetkan BPUM dapat dirasakan oleh 12 juta UMKM. Untuk pemerintah provinsi mendapat tambahan kuota sebanyak 2 juta UMKM. Dan Ponorogo diberi kuota 50 ribu UMKM.

“Usaha yang didaftarkan ya bermacam-macam, yang penting jenis UMKM,” katanya.

Pada pendaftaran gelombang pertama, Kata Addin ada 1420 pelaku UMKM yang mendaftarkan di program BPUM. Jumlah tersebut masih sangat jauh dibanding data total UMKM di bumi reyog yang mencapai 80 ribu yang terdaftar. Jadi, Dia mengatakan jika kuotanya masih banyak. Sebab, pada pendaftaran gelombang pertama, juga ada yang tidak disetujui.

Mengapa demikian, Addin menyebut kendalanya salah satunya terkait nomor induk kependudukan (NIK). Banyak yang belum valid karena KTP mereka belum elektronik. Padahal, NIK menjadi salah satu syarat utama, supaya pemerintah mengetahui calon penerima BPUM tidak menerima bantuan dalam bentuk lain.

“Persyaratan pendaftaran hanya fotokopi KTP. Kemudian petugas akan mencatat data usaha pendaftar dan nantinya ada verifikasi lapangan,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar